Ekonom Dukung Kebijakan Satu Peta dari Pemerintah
![]() |
| Ilustrasi kebijakan satu peta. (gambar: ist./satupetagoid) |
"Misalnya sekarang membuat cluster, UMKM kelas apa, itu harus sesuai dengan keunggulan daerah masing-masing, berdasarkan potensi di daerahnya. Kalau Itu bisa tercapture dengan baik probabilitas yang tinggi, saya kira itu akan bisa mempercepat pemulihan ekonomi dan pembangunan ekonomi yang lebih baik dan cepat lagi," kata Agus sebagaimana dikutip GoNEWS.co.
Baca Juga: Hadapi Dampak Krisis Ekonomi Global, Indef Dorong Pemerintah Lakukan Dua Hal Ini
Baca Juga: Peneliti Dukung Pemerintah Capai Proyeksi Nilai Ekonomi Bisnis Digital bersama Kaum Muda
Agus menambahkan, peta ini dari sisi ekonomi harus bisa menggambar potensi per daerah dari sisi ekonominya, baik itu sumber daya alam dan sumber daya manusia. Nantinya, bukan cuma ekonomi saja yang bergerak, namun juga sektor turunannya.
"Peta ini benar-benar menyentuh semua aspek. Jangan hanya satu sisi saja, kalau bicara ekonomi dan turunannya dan kaitannya , ada pendidikan, tenaga kerja, dan kesehatan, itu sambung menyambung," ungkap Agus.
Baca Juga: Pemulihan Ekonomi Dibayangi Inflasi dan Faktor Eksternal
Baca Juga: PKS Dorong Intensif bagi Daerah Berbasis Ekonomi Laut
Dengan adanya Kebijakan Satu Peta ini, arah kebijakan pemerintah nantinya akan semakin jelas. "Karena Selama ini pembangunan itu belum memiliki arah yang clear, bukan hanya ego sektoral, tetapi juga ego kedaerahan. Kita belum tahu secara pasti potensi riil sebuah daerah, sehingga belum bisa membuat skala prioritas program pembangunan," jelasnya.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka Rakernas Kebijakan Satu Peta di Jakarta. Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, Kebijakan Satu Peta ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Ekomon Optimis UU PDP Tumbuhkan Ekonomi Digital, Tapi Butuh Badan Pengawas Data
Baca Juga: Pemerintah: Ekonomi Indonesia Terus Tumbuh
"Dengan Kebijakan Satu Peta ini, seluruhnya menjadi jelas dan terang benderang, transparan. Tidak ada lagi ego sentris dari masing-masing sektor. Tentu dampaknya pasti pembangunan. Kebijakan Satu Peta juga untuk menuntaskan seluruh persoalan ketimpangan lahan," tegas Menko Airlangga.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta |












