Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
24 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Olympic

Komnas HAM Temukan Bukti Mengerikan Kondisi Jenazah Mukanya Biru

Komnas HAM Temukan Bukti Mengerikan Kondisi Jenazah Mukanya Biru
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (Foto: Kompas)
Kamis, 06 Oktober 2022 13:12 WIB

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menemukan banyak cerita usai mendatangi Malang sejka hari Senin (3/10/2022) lalu.

Selain itu, Choirul Anam juga melihat langsung kondisi jenazah Aremania yang tewas di Stadion Kanjuruhan, Malang. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, fakta itu menjadi catatan penting Komnas HAM dalam menyelidiki kasus tragedi Stadion Kanjuruhan.

Sementara ini Komnas HAM kata Dia, telah  mencatat dua fakta penting. "Beberapa catatan penting yang kami dapatkan. Yang pertama adalah kondisi jenazahnya mukanya biru. Banyak yang mukanya biru. Ini menunjukkan kemungkinan besar kekurangan oksigen karena juga gas air mata, jadi mukanya biru. Terus ada yang matanya merah, keluar busa dari mulutnya," kata Choirul Anam dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022).

Dia menegaskan, kondisi beberapa jenazah itu sangat mengerikan. Sebab, secara fisik, kondisi wajahnya membiru akibat kehabisan oksigen dan kebanyakan menghirup gas air mata yang ditembakan polisi.

"Kondisi jenazahnya sendiri secara fisik ada beberapa yang sangat-sangat memprihatinkan yang menunjukkan sebenarnya adanya kurang lebih menjadi potensi penyebab kematian," ungkapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww