Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Setelah Petisi Desakan Mundur, Tagar Iwan Bule Out Menggema di Medsos

Setelah Petisi Desakan Mundur, Tagar Iwan Bule Out Menggema di Medsos
Ilustrasi Tragedi Kanjuruhan. (Foto; Inews)
Kamis, 06 Oktober 2022 13:18 WIB

JAKARTA - Netizen Tanah Air ingin Ketum PSSI Mochammad Iriawan mundur dari jabatannya. Tanda pagar alias tagar Iwan Bule Out menggema di media sosial. Ini merupakan buntut dari tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Ada 125 orang meninggal dunia dalam insiden mengerikan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya tersebut. Banyak Aremania yang meninggal dunia karena terinjak-injak saat ingin keluar stadion. Mereka panik dan berdesakkan karena aparat keamanan menembakkan gas air mata ke tribune penonton.

Saat ini pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin oleh Menkopolhukam, Mahfud MD. Pembetukan TGIPF guna mengusut tuntas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Namun ironisnya, sampai saat ini belum ada satupun pihak yang bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan. Netizen pun geram dan beramai-ramai meminta untuk Iwan Bule -sapaan Iriawan- untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggung jawaban atas insiden berdarah tersebut.

Tak heran netizen geram sehingga tahar #IwanBuleOut menggema sampai sekarang di Twitter. "Ini orang latarbelakangnya sama dg yg menembakkan gas air mata toh. Tragedi Kanjuruhan, Segera Benahi Sepakbola Indonesia dan Mendesak Ketua Umum dan Pengurus PSSI Untuk Mengundurkan Diri," cuit akun aik_a.

"Ramekeun #IwanBuleOut," cuit Iraha

"Apakah sudah saatnya #IwanBuleOut ? Dulu #EdyOut pernah berhasil ketika sekitar 19 supporter meninggal dunia dan yang bersangkutan didesak mundur!," cuit @bingnb.

Tagar #IwanBuleOut ini sudah berlangsung sejak kemarin. Saat ini, tagar tersebut dipakai sekitar 4.000 unggahan di Twitter. Sementara itu di sisi lain, petisi yang mendesak Iwan Bule untuk mundur juga telah dilakukan. Adapun petisi tersebut digagas oleh Perhimpunan Jurnalis Rakyat (PIJAR).

Sampai berita ini dibuat, petisi tersebut sudah ditandatangin oleh 9.945 netizen. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah. Adapun target dari petisi tersebut sebanyak 10.000. Tapi yang membuat netizen semakin geram sebenarnya adalah jawaban Iwan Bule ketika mendapat pertanyaan soal desakan mundur. Dirinya menolak disalahkan. "Ya desakan, semua orang bisa bicara apa saja," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww