Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
6 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
6 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Olympic

Bukan Mabuk, Pilot Batik Dorong Pramugari Turkish Airlines karena Protes Anjing dalam Pesawat

Bukan Mabuk, Pilot Batik Dorong Pramugari Turkish Airlines karena Protes Anjing dalam Pesawat
Konferensi pers keluarga Muhammad John Jaiz Boudewijn, penumpang yang diberitakan mengamuk dalam pesawat Turkish Airlines. (Adrial Akbar/detikcom).
Jum'at, 14 Oktober 2022 17:18 WIB

JAKARTA – Penumpang Turkish Airlines berkewarganegaraan Indonesia (WNI) Muhammad John Jaiz Boudewijn (48) yang diberitakan mengamuk dalam penerbangan Turkish Airlines, ternyata merupakan pilot Batik Air.

Dikutip dari detik.com, Supri Abu, rekannya sesama pilot Batik Air, membantah John tengah mabuk dalam penerbangan bersama Turkish Airlines TK-56 rute Turki-Jakarta pada Selasa (11/10/2022) tersebut.

Informasi dari petugas Turkish Airlines di Bandara Soetta, John mabuk. Video Jaiz mendorong pramugari viral di media sosial. Dari sejumlah keterangan aksi itu dihentikan penumpang lain hingga seolah-olah dia dikeroyok. Pesawat itu kemudian mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. John diturunkan.
Ulah yang tidak biasa itu disebut-sebut akibat mabuk. Tetapi, rekan John, yang juga sesama pilot Batik Air, Supri Abu, mengatakan bahwa hasil lab tidak menunjukkan bahwa John dalam keadaan mabuk. "Fakta yang kami dapat bahwa hasil lab pada saat pesawat mendarat di Medan semua negatif. Termasuk pernyataan bahwa ada pengaruh alkohol juga sudah dibantah oleh polisi di Medan," kata Supri di rumah Muhammad John Jaiz Boudewijn, Tangerang Selatan, Kamis (13/10/2022).

Supri justru tidak habis pikir ada penumpang lain yang memukul John. Padahal, kata Supri, pada saat kejadian, John hanya melakukan protes kepada pihak maskapai karena melihat ada anjing dalam pesawat.

"Beliau tidak mabuk, kemudian kok kenapa mereka dipukul. Dan itu (John) membela diri dan tidak tahu kenapa penumpang lain juga ikut memukul korban (John)," kata Supri.
"Kemudian, berkembang bahwa korbannya (John) mabuk. Nah, ini yang membuat keluarga tentu saja sangat terpukul," tuturnya.

Istri John, Puti Intan Ageyani, juga tidak terima soal tuduhan suaminya mabuk. Sambil menangis, dirinya menceritakan bahwa John tidak mungkin dalam keadaan mabuk karena seorang Muslim yang taat.

"Kita tidak terima kalau dikatakan suami saya mabuk ya karena dia jauh sekali dari alkohol, dia suami yang sangat sangat soleh," kata dia.

Puti pun mengaku sedih dengan tuduhan bahwa suaminya mabuk. Ia juga meminta agar nama baik suaminya kembali dipulihkan. "Saya hanya ingin mengklarifikasi nama baik itu ya supaya suami saya ya nggak terlihat buruk. Masa dibilang pemabuk," kata dia.

"Udahlah tolong bersihkan nama suami saya. Suami saya bukan pemabuk dan tolong jangan main hakim sendiri," dia menambahkan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww