Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
8 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
7 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
6 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
11 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
7 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pakar Sayangkan jika Jokowi Pertahankan Rezim lewat Golkar

Pakar Sayangkan jika Jokowi Pertahankan Rezim lewat Golkar
Presiden Jokowi saat menyebut nama Airlangga di HUT Golkar, Jumat, 21 Oktober 2022. (foto: tangkapan layar video ist.)
Selasa, 25 Oktober 2022 13:00 WIB
JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun melalui sebuah videonya menyayangkan jika Presiden Jokowi mempertahankan rezimnya di pemerintahan periode 2024 mendatang lewat partai golkar.

"Sangat disayangkan kalau Presiden Jokowi masih berambisi untuk mempertahankan rezimnya dengan mengendorse salah satu calon dan bahkan sangat aktif," tutur Refly sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Selasa (25/10/2022).

Baca Juga: Menteri Jokowi Optimis Hubungan dengan China Kian Mesra 

Baca Juga: Presiden Bangga, Diam-Diam Perusahaan Ini Produksi Vaksin mRNA 

Dalam video tersebut, Refly mengulas berita-berita daring terkait HUT Golkar ke-58. HUT tersebut dihadiri Presiden Jokowi yang notabene kader PDIP dan Jokowi berpidato disana.

Dalam pidatonya, Jokowi berpesan kepada Partai Golkar agar tidak sembrono dan harus berhati-hati saat mengusung calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024 mendatang. Situasi ekonomi mendatang menjadi salah satu hal yang harus bisa dikuasi oleh penerus pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Jumpa Jurnalis Cirebon, Syarief: Demokrat dan Rakyat Tolak Presiden 3 Periode 

Baca Juga: Jayabaya dan Para Kyai Lebak Dukung Jokowi 3 Periode 

"Oleh sebab itu, pemimpin ke depan ini harus kita pilih yang memiliki jam terbang yang tinggi, salah satu yang saya lihat (adalah, red) Bapak Airlangga Hartarto," kata Jokowi sambil menunjuk ke arah audiens.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww