Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Beri Kuliah Umum di UNP, Menpora Amali Sebut Pentingnya DBON

Beri Kuliah Umum di UNP, Menpora Amali Sebut Pentingnya DBON
Menpora Amali saat beri kuliah umum di UNP. (Foto: Humas Kemenpora)
Kamis, 03 November 2022 18:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan kuliah umum pada Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Kamis (3/11/2022). Menpora Amali menjelaskan pentingnya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk prestasi olahraga.

“Saya menyampaikan tentang isi Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional. Saya kira ini penting karena kita sudah menetapkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pengembangan prestasi olahraga,” kata Menpora Amali.

Pada kuliah umum yang dihadiri ribuan mahasiswa ini, Menpora Amali menyampaikan DBON lahir dari keseriusan Presiden Joko Widodo dalam melihat prestasi olahraga nasional. Keseriusan ini disampaikan Kepala Negara saat peringatan Haornas ke-37 tahun 2020.

“Bapak Presiden Joko Widodo memberi arahan kepada saya dan seluruh stakeholder olahraga untuk mereview total sistem pembinaan olahraga nasional. Kemudian saya diskusikan bersama perguruan tinggi, para profesor olahraga, pemerintah daerah, kalangan akademi, praktisi hingga berbagai kalangan,” ujar Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, Indonesia dahulunya sempat unggul pada tingkat Asia Tenggara untuk urusan prestasi olahraga. Namun belakangan mulai disusul oleh negara tetangga.

“Dengan penduduk yang mencapai 270 juta jiwa, harusnya kita jadi negara yang sejajar misalnya dengan Amerika untuk urusan prestasi olahraga. Nah sekarang ini kita sudah punya DBON. Prestasi kita desain. Kita harus mempersiapkan lapisan atlet agar tidak terjadi kekosongan,” terang Menpora Amali.

Menpora Amali menyebut, DBON memiliki target yakni sasaran utama dan sasaran antara. Sasaran utamanya yakni sukses prestasi Olimpiade dan Paralimpiade. Sedangkan sasaran antara adalah sukses prestasi di SEA Games, ASEAN Para Games, Asian Games, dan Asian Para Games.

“Jadi penentuan cabang olahraga unggulan yang sesuai karakteristik fisik orang Indonesia yaitu cabang olahraga akurasi dan teknik. Target pada 2044 adalah kita berada di peringkat 5 besar Olimpiade dan Paralimpiade,” jelas Menpora Amali. ***

wwwwww