Safari Politik Anies ke Daerah Mulai Dihambat, Ada Pihak Minta Pemda Cabut Izin Kegiatan
![]() |
| Safari Politik Anies Baswedan ke Daerah - daerah. (Foto: Istimewa) |
JAKARTA - Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan, gangguan terhadap safari Anies Baswedan ke daerah tidak hanya terjadi di Aceh, tapi juga di sejumlah wilayah lain, seperti Tasikmalaya dan Ciamis.
Diketahui, kekinian ramai pencabutan izin penggunaan tempat menjelang safari Anies ke Aceh pada Sabtu pekan ini. Willy berujar, gangguan yang sama juga dialami NasDem dan Anies di daerah lain.
"Tentu ini juga, sebelumnya juga terjadi di Tasik dan Ciamis, tapi pihak pemerintahnya firm untuk terus menjalankan kegiatan," kata Willy kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).
Willy menegaskan bahwa di dua daerah tersebut, pihak pemerintah daerah tidak terlibat, melainkam ada upaya yang mendorong pemda menyetop safari Anies.
"Bukan, bukan Pemda. Ada permintaan kepada Pemda untuk menghentikan kegiatan," ujar dia.
Willy tidak menyampaikan siapa pihak-pihak yang mencoba mengadang kegiatan Anies tersebut. "Nggak perlu kita ngomonglah," ucapnya.
NasDem mengonfirmasi adanya gangguan dalam agenda safari bakal calon presiden mereka, Anies Baswedan ke Aceh. Kendala itu ialah pencabutan izin pakai tempat acara yang rencananya digunakan saat Anies berkunjung pada Sabtu depan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui pencabutan izin itu dilakukan Pemda Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Pemda mencabut izin pemakaian Taman Ratu (Sultanah) Safiatuddin. "Ya memang ada. Sebelumnya sudah keluar izin tapi habis itu dicabut sama pihak Pemda," kata Willy.
Willy mewakili NasDem, mengatakan pihaknya menyayangkan adanya pencabutan izin tersebut. Terlebih, izin sebelumnya sudah diterbitkan pihak Pemda Aceh. "Tentu ini sangat kita sayangkan, bahwasannya masih ada saja dalam situasi seperti ini ada represifitas yang sifatnya tidak penting. Tentu ini menjadi catatan kita bersama, bagaimana kita berharap, demokrasi ini kan suatu proses yang terbuka saja, tidak perlu juga hal-hal seperti itu terjadi," tutur Willy.
Willy menekankan pencabutan izin penggunaan fasilitas hanya dilakukan pihak Pemda Aceh, sementara pihak kepolisian, diakui Willy tidak melalukan hal serupa. "Nggak. Pihak kepolisian konteksnya adalah memberikan izin keramaian. Yang mencabut izin itu adalah pihak pemda, daerah," katanya.
Sebelumnya, Willy mengatakam safari politik Anies Baswedan ke berbagai daerah di Indonesia terus berlanjut. Safari itu diketahui dilakukan seiring penetapan Anies sebagai bakal calon presiden dari NasDem.
Terdekat, Anies dijadwalkam akan berangkat ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru pada awal Desember, setelah itu Anies diagendakan safari Papua. "Bersama NasDem dan relawan," kata Willy, Rabu (30/11/2022).
Selain NasDem dan relawan, Willy menyampaikan dua partai yang kini sedang melakukan penjajakan koalisi turut serta mengantarkan Anies di setiap safarinya.
Partai Demokrat dan PKS terjun langsung ke daerah-daerah, ikut mendampingi Anies kendati mereka belum ikut mendeklarasikam Anies sebagai capres usungan masing-masing partai. "Di setiap jalan Mas Anies ke daerah selalu ada koalisi. Ikut semua dan terjadi obrolan intens sehingga kerjasama di bawah juga terkondisikan," kata Willy. ***
| Editor | : | Muslikhin Effendy |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta, Aceh |













