Yunarto Wijaya: Tanpa Jokowi Ganjar Pranowo Nyungsep, Anies Baswedan Melejit
![]() |
| Kolase Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa) |
JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya membandingkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurut dia, Ganjar secara personal, elektabilitasnya lebih tinggi dibanding figur lain. "Namun ada beberapa variabel yang perlu dibaca dari trend data dan tak langsung melihat elektabilitas Ganjar," ujarnya, Kamis, (1/12/2022).
Faktor tingkat pengenalan, kesukaan publik, dan keterpilihan juga mempengaruhi elektabilitas dua figur yang digadang-gadang akan bertarung di Pilpres 2024 nanti.
"Angka kesukaan publik terhadap Ganjar lebih tinggi dibandingkan Anies Baswedan atau Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto," ujarnya.
Padahal, lanjutnya, tingkat pengenalan Ganjar Pranowo masih rendah dibandingkan Prabowo dan Anies.
Sementara itu, kata Yunarto, faktor lain yang membuat elektabilitas Ganjar Pranowo berada di atas, yakni paling identik secara personal branding dengan Presiden Jokowi. Keduanya berada di dalam satu partai yaitu PDIP.
"Ganjar identik dengan penerus Jokowi, dan itu menguntungkan Ganjar. Makanya tanpa Jokowi, Ganjar bisa nyungsep," tegasnya. ***
| Editor | : | Muslikhin Effendy |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta |













