Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Soal Tudingan Nyolong Start Kampanye, PAN Pasang Badan ke Anies: KPU Belum Tetapkan Pasangan Capres-Cawapres!

Soal Tudingan Nyolong Start Kampanye, PAN Pasang Badan ke Anies: KPU Belum Tetapkan Pasangan Capres-Cawapres!
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mulyadi. (Foto: Istimewa)
Senin, 19 Desember 2022 17:36 WIB

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak setuju dengan pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) RI, Puadi, yang menilai safari politik bakal calon presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan, merupakan mencuri start kampanye dan tidak etis.

"Karena memang belum masuk masa kampanye pasangan calon," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mulyadi, Senin (19/12/2022).

Justru menurut dia, safari politik Anies bagian dari proses pendidikan politik rakyat yang mencerdaskan dan menyatukan. "Apakah nanti (Anies Baswedan) akan dicalonkan secara resmi oleh partai politik atau gabungan partai politik, nanti kita lihat dinamikanya. Kan juga masih lama, September 2023 pendaftan paslon ke KPU RI," terangnya.

Viva menilai sah-sah saja jika dalam safari politik itu ada ajakan untuk memilih figur tertentu. Toh, sampai saat ini belum ada penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden oleh KPU.

"Karena belum ada partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi syarat presidential threshold 20 persen kursi DPR RI untuk mendeklarasikan secara resmi siapa paslon capres/ cawapres," imbuhnya.

Meskipun Partai Nasdem telah mendeklarasi Anies sebagai bakal calon presiden, Viva mengingatkan syarat pencalonan harus memenuhi syarat PT 20 persen kursi DPR RI terlebih dahulu. "Jika tidak maka dipastikan tidak memenuhi persyaratan pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww