Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Olympic

PKS Tagih Janji Erick Thohir untuk Turunkan Harga BBM Subsidi

PKS Tagih Janji Erick Thohir untuk Turunkan Harga BBM Subsidi
Selasa, 20 Desember 2022 21:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menagih janji Menteri BUMN, Eric Thohir yang akan menurunkan harga BBM bersubsidi bila harga minyak dunia di bawah USD 75 per barel.

Mulyanto mengingatkan bahwa saat ini harga minyak dunia sudah berada di angka USD 70 per barel. Selisih USD 5 per barel dari angka yang ditargetkan Erick.

Karena itu, kata Mulyanto, sudah sepantasnya Menteri BUMN itu memenuhi janjinya menurunkan harga BBM bersubsidi. Agar aktivitas ekonomi masyarakat makin menggeliat.

"Yang saya tahu Pak Eric orang yang komit dengan janjinya. Saya yakin soal penurunan harga BBM bersubsidi ini bakal ditepati.

Sebagai orang yang selalu berhasil jadi tim sukses, baik pilpres atau mantenan, jadi tidak mungkin ingkar janji. Toilet SPBU gratis maupun angkat kasus korupsi PT Krakatau Steel juga ditepati," kata Mulyanto.

Mulyanto menyebut sekarang saat yang tepat bagi Pemerintah menurunkan harga BBM. Sebab harga minyak dunia sudah berada jauh di bawah asumsi APBN yaitu sebesar USD 100 per barel. Karena itu tidak ada alasan bagi Pemerintah menunda-nunda penurunan harga BBM bersubsidi ini.

Ia mendesak Pemerintah segera menyesuaikan harga BBM bersubsidi agar tidak terus menjadi beban bagi masyarakat. Penurunan harga BBM bersubsidi itu merupakan hak masyarakat tidak mampu.

"Pemerintah harus komit dengan pernyataannya yang akan menurunkan harga BBM bersubsidi bila harga minyak dunia turun. Jangan sampai masyarakat menganggap Pemerintah tidak adil karena bersedia memberi subsidi Rp 80 juta kepada orang kaya untuk beli satu unit mobil listrik. Tapi mensubsidi 2.000 per liter kepada masyarakat miskin malah tidak bersedia," tegasnya.***

wwwwww