Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jokowi: Akhir Tahun Ini PPKM Akan Dihentikan

Jokowi: Akhir Tahun Ini PPKM Akan Dihentikan
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Rabu, 21 Desember 2022 15:06 WIB

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, akhir tahun ini kemungkinan besar pemerintah akan menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam kegiatan Outlook Perekonomian Indonesia Tahun 2023 di Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022). "Gempuran pandemi, saat delta masuk, kasus harian kita mencapai 56 ribu kasus," ujar Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, saat itu sebagian besar jajarannya menyarankan agar dilaksanakan lock down. "Saat itu saya ingat hampir 80 persen Menteri menyarankan saya untuk lock down. Termasuk masyarakat menyampaikan hal yang sama. Kalau itu kita lakukan saat itu, mungkin ceritanya akan lain saat ini," tutur Joko Widodo.

Jokowi kemudian menyebutkan varian Covid-19 Omicron membuat kasus harian Covid-19 cukup tinggi. "Muncul juga Omicron dengan kasus 64 ribu kasus harian. Kita ingat saat itu banyak pasien menumpuk di rumah sakit, oksigen kurang, untungnya kita tidak gugup dan bisa kelola dengan baik," terang Jokowi.

Melihat kondisi yang semakin melandai, Jokowi menyebutkan bukan tidak mungkin pada akhir tahun 2022 pemerintah akan menghentikan PSBB atau PPKM. "Hari ini kasus harian kita 1.200. akhir tahun mungkin nanti kita akan nyatakan berhenti PSBB dan PPKM kita. Perjalanan seperti itu harus kita ingat betapa sulitnya," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 mulai melanda di Indonesia dan diumumkan secara resmi oleh pemerintah pada Maret 2020 silam.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww