Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Benarkah Demo Kades Bagian dari Serangan Balik Usai Megawati Larang 3 Periode?

Benarkah Demo Kades Bagian dari Serangan Balik Usai Megawati Larang 3 Periode?
Aksi demo ribuan kades di DPR RI. (Foto: istimewa)
Selasa, 24 Januari 2023 17:13 WIB

JAKARTA - Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, menyebut aksi demo kepala desa merupakan bagian dari serangan balik usai Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri melarang presiden 3 periode.

Sebelumnya telah terjadi aksi demo Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) pada Selasa (17/1/2022) di DPR RI.

Satu tuntutannya adalah perpanjangan masa jabatan kades yang semula enam tahunmenjadi sembilan tahun. Lama masa jabatan kades selama enam tahun diatur dalam UU No 6/2014 tentang Desa.

Selain aksi demo para kades, indikasi serangan balik usai Megawati melarang perpanjangan masa jabatan presiden juga tampak pada beberapa indikasi. "Setelah larangan tiga priode dari Bu Mega, sepertinya "serangan balik" sedang terjadi,” ujar Said Didu, dikutip NewsWorthy dari akun Twitter pribadi pada Selasa (24/1/2023).

Salah satu indikasi yaitu pengalihan koordinator intelijen ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Kepala BIN diduga dekat dengan sosok tertentu. "Indikasinya : 1) koordinator intelijen "dialihkan" ke Kemenhan. Publik paham bhw KaBIN saat ini dekat ke siapa. 2) gerakan kepala desa ke Jakarta. Tunggu episode berikutnya," jelas Said Didu.

Untuk diketahui, dengan tegas Megawati menolak wacanan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww