Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
23 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
22 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kementan Diduga Mark Up Data Food Estate, Komisi IV Sepakat Bentuk Panja

Kementan Diduga Mark Up Data Food Estate, Komisi IV Sepakat Bentuk Panja
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. (Foto : Runi/mr)
Rabu, 25 Januari 2023 11:34 WIB

JAKARTA - Ada dugaan manipulasi data yang disinyalir terjadi pada program food estate.

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan, dugaan mark up tersebut dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian RI.

"Perlu saya tegaskan, tidak ada food estate palsu. Yang ada adalah data di-mark up oleh Kementerian Pertanian dari hasil food estate," kata Sudin saat RDP bersama Kementan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/1).

Ia berujar, program ketahanan pangan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sejatinya memiliki potensi jika data-data yang disuguhkan tidak dimanipulasi.

"Kalau palsu itu berarti tidak ada food estate-nya, tidak ada potensinya. Tapi ini ada food estate-nya, yang kurang pas adalah laporan perihal produksinya," sambung politisi PDI Perjuangan ini.

Atas dasar itu, pihaknya sepakat akan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk menyelidiki food estate di berbagai wilayah. "Kami sudah sepakat, saya diminta untuk membuat Panja perihal food estate di berberapa wilayah," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww