Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sudah Beda Arah, Michael Sianipar Sebut Bakal Ada Lagi Kader Hengkang dari PSI

Sudah Beda Arah, Michael Sianipar Sebut Bakal Ada Lagi Kader Hengkang dari PSI
Mantan Ketua DPW PSI DKI Jakarta yang kini bergabung dengan Perindo, Michael Victor Sianipar. (Foto: istimewa)
Sabtu, 28 Januari 2023 19:50 WIB

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut bakal kehilangan kader-kader lainnya setelah ditinggal sejumlah tokoh partai. Hal itu disampaikan mantan Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar.

Menurutnya, keluarnya kader dari PSI menjadi tren tersendiri. Michael menyebut banyak tokoh yang sedang mempertimbangkan alasan dan waktu untuk keluar dari PSI. "Saya bukan orang pertama dan bukan juga orang terakhir yang keluar dari PSI. Banyak tokoh-tokoh sudah keluar dari PSI dan saya melihat memang ada satu tren di PSI," kata Michael di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2023).

Ia mengatakan, para anggota PSI merasa resah dengan kondisi sekarang. Ia merasa partai sudah tidak bisa lagi mewujudkan apa yang diperjuangkan karena sudah berbeda arah. "Kita melihat bahwa ini bukan tempat di mana perjuangan kita ini bisa diwujudkan, artinya kita juga harus relistis," ujarnya.

Dari internal partai, kata Michael, juga sudah banyak mengalami perubahan sejak ia mulai berpolitik tujuh tahun lalu. Khususnya, ada prinsip akuntabilitas dan transparansi yang tak lagi dijalankan partai.

"Karena kita partai yang kemarin, saat itu sering menyuarakan prinsip-prinsip tersebut, tapi di dalam banyak suara-suara kritis sejauh mana kita sudah menjalankan," jelasnya.

Makan dari itu, ia meyakini akan ada kader lain yang memutuskan hengkang karena sudah tak bisa bersama dengan PSI untuk melanjutkan karir politik. "Saya tahu masih ada lagi yang lain. Ya ini masalah waktu saja sih, setiap orang punya pertimbangan dan timingnya masing-masing," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww