Terancam Punah, Antropolog Belanda Ingatkan Indonesia agar Melestarikan Batik Tulis
![]() |
| Antropolog dari Belanda Sandra Niessen saat hadir di Kota Pekalongan, Jawa tengah. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKALONGAN - Upaya pelestarian Batik terus digiatkan oleh berbagai kalangan. Pekalongan Heritage bersama dengan Batang Heritage, Pekalongan Creative City Forum (PCCF), dan Museum Batik Pekalongan menghelat bincang 'Batik Peranakan' dengan menghadirkan seorang antropolog dari Belanda.
Acara tersebut bertempat di Aula Museum Batik Pekalongan, Minggu (29/1/2024) kemarin.
Acara yang bertajuk 'Bincang Bersama Sandra Niessen' ini membahas tentang seluk beluk dan pelestarian batik. Kegiatan ini juga untuk menjalin silaturahmi, saling tukar informasi tentang batik peranakan.
Sandra Niessen adalah antropolog dari Belanda yang juga seorang ahli kain tradisional. Dalam pemaparannya, Sandra Niessen mengaku sangat miris, pasalnya, sejak Covid-19 produksi batik tulis mengalami penurunan.
"Selain karena faktor penurunan ekonomi masyarakat. Batik tulis juga sudah semakin jarang. Takutnya, batik ini akan hilang dikemudian hari, sehingga butuh dukungan dari berbagai pihak untuk melestarikannya," kata Sandra.
Jika batik tulis hilang dalam satu generasi kata Sandra, maka akan semakin sulit untuk melestarikannya. "Batik harus dikembangkan jangan sampai hilang dalam waktu singkat ini," tegasnya.
Sementara itu, Budayawan asal Batang, M J A Nashir mengungkapkan, Sandra Niessen hadir ke Pekalongan, selain silaturahmi juga ada kaitanyya dengan batik peranakan, salah satunya batik buketan yang erat kaitannya dengan Belanda. "Bahkan Batik Buketan juga menjadi ciri khas Pekalongan. Selain itu juga Batik hibah dari Australia ini mulai dipamerkan lagi. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sehingga batik dapat terus dilestarikan," terang Nashir.
Terkait peserta disebutkan Nashir ada dari komunitas dan penggiat batik dari berbagai daerah. Nashir berharap batik terus lestari dan generasi muda saat ini juga berperan melestarikan batik.***
| Kategori | : | PON, Olympic, Ekonomi, Voli, Jawa Tengah |













