Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  PON

Ribuan Warga Banjiri Kirab Ritual dan Budaya Imlek di Pekalongan

Ribuan Warga Banjiri Kirab Ritual dan Budaya Imlek di Pekalongan
Pertunjukan Kirab Ritual dan Budaya Imlek di Pekalongan. (Foto:Istimewa)
Minggu, 05 Februari 2023 13:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PEKALONGAN - Setelah 2 tahun ditiadakan karena pandemi Covid-19, 'Kirab Ritual dan Budaya Imlek 2023' mendapat sambutan antusias luar biasa dari masyarakat Kota Pekalongan.

Masyarakat Kota Pekalongan berbondong-bodong mendatangi Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Po An Thian, Jl. Belimbing, Kota Pekalongan untuk menyaksikan arak-arakan tandu yang membawa Dewa & Dewi Klenteng Po An Thian Pekalongan, Sabtu (4/2/2023).

"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, karena sudah tertunda selama 2 tahun akibat COVID-19. Tahun ini, setidaknya ada 11 tandu termasuk sepuluh tandu Dewa & Dewi dan satu tandu pendupaan," ujar Ketua Panitia, Andi Waluyo.

Acara tersebut dibuka dengan atraksi Barongsai dan Naga dari Sasana Naga Mas Pekalongan dan Sasana Teratai Emas Semarang.

Sepuluh Dewa & Dewi yang berpartisipasi meliputi Dewa Pengobatan & Pertanian, Dewa Perdagangan & Perekomian, Dewa Kejujuran & Kesetiaan, dan lain-lain.

Kirab juga diramaikan dengan belasan barongsai, tiga naga/liong, cosplay Dewa & Dewi, Marching Band SMK SUPM Nusantara Batang, dan pasukan Bendera Merah Putih.

Hadir pula Forkompinda dan Watimpres Habib Luthfi bin Yahya yang menyampaikan pentingnya kerukunan dan rasa kebangsaan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tridharma Klenteng Po An Thian Kota Pekalongan, Heru Wibawanto Nugroho berharap, Kirab tersebut bisa memberikan berkah kepada Kota Pekalongan. Terutam agar terhindar dari segala macam bencana.

"Kota Pekalongan berharap Kirab memberikan berkah bagi Kota Pekalongan dan harapannya agar tahun politik Indonesia berjalan dengan damai dan tenteram," jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua Yayasan Tridharma Klenteng Po An Thian Pekalongan, Heru Wibawanto Nugroho berharap kirab ini jadi simbol kebangkitan pasca Covid-19. Nantinya juga akan memberikan berkah untuk Kota Pekalongan agar terhindar dari segala macam bencana, menambah kemajuan pembangunan dan Indonesia yang akan memasuki tahun politik dapat menjadi tahun politik yang berbahagia, damai, dan tenteram.***

wwwwww