Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  SEA Games

Waduh, Jari Kelingking Bayi di Palembang Putus Tergunting Perawat saat Ganti Infus

Waduh, Jari Kelingking Bayi di Palembang Putus Tergunting Perawat saat Ganti Infus
Suparman (38 tahun) asal Palembang saat melaporkan oknum perawat di RS Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)
Minggu, 05 Februari 2023 16:58 WIB

PALEMBANG - Seorang pria bernama Suparman (38 tahun) di Palembang melaporkan oknum perawat di RS Muhammadiyah atas kelalaian yang menyebabkan jari kelingking bayinya putus akibat tergunting oleh perawat saat akan mengganti perban infus.

Suparman, mengatakan peristiwa yang itu berawal saat bayi perempuannya berinisial AR (8 bulan) demam dan dibawa untuk menjalani perawatan di RS Muhammadiyah Palembang, sejak Rabu 1 Februari 2023. "Setelah menjalani perawatan sekitar tiga hari, infus yang dipasang di tangan kanan putrinya itu tersumbat," katanya, Sabtu, (4/2/2023).

Kemudian, ia dan istrinya meminta tolong salah satu perawat jaga untuk memperbaiki kondisi itu. Akan tetapi, perawat yang bersangkutan justru menggunakan gunting untuk membuka perban infus tersebut hingga menyebabkan insiden tersebut.

"Perawat itu awalnya kesulitan untuk membuka infus tersebut, dan saya sudah meminta agar dibuka perlahan. Tapi ia justru mengambil gunting untuk memotong perban yang menempel di lengan anak saya, hingga menyebabkan jari anak saya putus," katanya.

Atas dasar itulah, mereka memutuskan untuk melaporkan peristiwa kelalaian tersebut. Meski pun pihak RS telah bertanggung jawab untuk melakukan operasi penyambungan jari. "Kami berharap laporan ini dapat segera ditindaklanjuti," katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, mengatakan sudah menerima laporan terkait kasus tersebut, dan saat ini petugas masih mengumpulkan keterangan saksi. "Petugas juga sudah mendatangi lokasi guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur SDM dan AIK RS Muhammadiyah Palembang, dr Sunardi, mengatakan pihak rumah sakit akan bertanggung jawab sepenuhnya atas kelalaian perawat hingga menyebabkan insiden itu terjadi. "Kami bertanggung jawab atas peristiwa kelalaian ini dan langsung melakukan tindakan kepada anak tersebut dengan melakukan operasi penyambungan jari," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, SEA Games, Sumatera Selatan
wwwwww