Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
20 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Bacok Warga Pakai Celurit, Anggota Gengster Dibekuk Tim Resmob Anti Bandit Polres Batang

Bacok Warga Pakai Celurit, Anggota Gengster Dibekuk Tim Resmob Anti Bandit Polres Batang
Salahsatu tersangka saat dihadirkan dalam Konfrensi Pers di Mapolres Batang. (Foto: Muslikhin/GoNews.co)
Selasa, 21 Februari 2023 11:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Tim Resmob Anti Bandit Reskrim Polres Batang, berhasil mengamankan 13 orang remaja yang diduga anggota gengster di Jl. Mayjend Sutoyo Batang, masuk wilayah Desa Denasri Wetan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

13 orang tersebut diamankan Tim Resmob Anti Bandit karena diduga terlibat pembacokan terhadap warga yang melintas di lokasi tersebut. Hal ini terungkap dalam ekspos yang digelar Polres Batang, Selasa (21/2/2023) pagi.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap 13 orang tersebut, satu orang dinyatakan DPO, dan 5 orang sudah menjadi tersangka. Berhubung yang 4 orang masih dibawah umur, maka hanya satu tersangka yang kita hadirkan," ujar Wakpolres Batang Kompol Raharja yang didampingi Kasatreskrim Polres Batang, AKP Andi Fajar K.

Tersangka NN (20), yang dihadirkan dalam konfrensi pers tersebut, merupakan salah satu admin medsos dari gengster asal Pekalongan bernama Genk Pusat Stres. Awalnya, menurut Wakapolres Batang, NN dan kelompoknya diminta bantuan oleh gengster Magelang untuk melawan gengster di Batang, bernama Antares.

"Jadi NN dan kelompoknya ini berkeliling di Kota Batang untuk mencari Anggota Geng Antares, tepat di Jalan Mayjend Sutoyo mereka berpapasan dengan masyarakat yang mengendarai sepeda motor Vixion. Karena pengendara motor itu diduga anggota Antares, NN dan kelompoknya langsung mengejar korban dan melakukan pembacokan di bagian punggung dan pinggang dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit," ujarnya.

Korban bernama Lukman Hasan, kata Dia, merupakan warga Pekalongan yang saat kejadian kebetulan melintas di jalan tersebut dan dipastikan bukan anggota dari Antares. "Intinya tersangka ini salah sasaran. Dan hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis," paparnya.

Adapun barang bukti yang berhasil dimankan adalah: 3 (tiga) bilah senjata tajam jenis Clurit, 1 (satu) Unit Sepeda motor Yamaha N-Max G-3263-ZT warna hitam, 1 (satu) potong celana jeans pendek warna biru (yang digunakan Korban), 1 (satu) potong potong kaos lengan panjang warna hitam (yang digunakan Korban), 1 (satu) potong kaos lengan pendek warna abu-abu, 1 (satu) potong jaket Jumper warna biru, 1 (satu) buah Hand Phone merk OPPO seri A53 warna biru.

"Para tersangka masih kita tahan di Polres Batang, dan mereka kita kenakan Pasal 170 Ayat (2) ke-1e KUHP. Dengan ancaman pidana maksimal 7 (tujuh) tahun penjara," pungkasnya.***

wwwwww