Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tingkatkan Kompetensi Guru PJOK Lewat Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah

Tingkatkan Kompetensi Guru PJOK Lewat Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
Para Guru PJOK yang mengikuti Pelatihan Karya Ilmiah yang digelar Kemenpora. (Foto: Humas Kemenpora)
Jum'at, 03 Maret 2023 21:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Hotel Millenium Jakarta, 2 - 4 Maret 2023.

Kegiatan ini diikuti oleh guru PJOK perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia dengan menghadirkan para pakar keolahragaan sebagai narasumber.

Pelatihan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensi para guru PJOK untuk menulis karya ilmiah. Ke depan, diharapkan mereka dapat berkontribusi pemikiran dalam pembangunan olahraga pendidikan.

Asdep Olahraga Pendidikan, Fery Hadju mengatakan tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru PJOK. "Saya berharap mereka tidak hanya mahir praktek, tapi bisa berkontribusi pemikiran dalam pembangunan olahraga," kata Ferry.

Sebagaimana diketahui, untuk menciptakan kebijakan pembangunan keolahragaan yang berkulitas dan berbasis bukti khususnya, bidang keolahragaan pendidikan, diperlukan adanya hasil riset yang memadai.

Menjawab kebutuhan tersebut Kemenpora terus mendorong lahirnya berbagai karya ilmiah olahraga pendidikan dengan memberikan ruang kepada para peneliti melalui Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia(JOPI). Sejak dilaunching oleh Kemenpora pada akhir tahun 2021, JOPI telah terbit sebanyak 3 kali.

Sementara Sesdep Pembudayaan Olahraga, Suyadi menyoroti peran penting olahraga bagi peserta didik "Selain kesehatan dan kebugaran, olahraga, terutama olahraga pendidikan akan berperan besar dalam perkembangan personal seorang siswa," ujarnya.

"Nilai-nilai yang diperoleh dari berolahraga, kejujuran, kedisiplinan, kerjasama, sportivitas dan berbagai nilai lainnya menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter siswa. Sangat disayangkan apabila angka partisipasi olahraga peserta didik di Indonesia masih rendah," lanjut Suyadi. ***

wwwwww