Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Wah Parah Nih... Fotografer di Lampung Ini Cabuli 21 Siswi SD

Wah Parah Nih... Fotografer di Lampung Ini Cabuli 21 Siswi SD
Pelaku pencabulan anak SD di Lampung. (Foto; Istimewa)
Sabtu, 11 Maret 2023 18:49 WIB

LAMPUNG - Seorang Fotografer bernama Irwan Wahyudi (IW) ditangkap polisi akibat cabuli 21 siswi SD di Lampung Selatan.

Berdasarkan foto yang beredar, Irwandi terlihat memakai baju tahanan. Difoto dengan background Unit Reskrim Polsek Natar.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan pihaknya telah meminta keterangan tersangka. Kepada polisi, tersangka mengaku baru sekali melakukan perbuatan tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan, IW ini mengaku baru pertama kali melakukan tindak pidana pencabulan tersebut. Namun itu semua masih kami dalami," kata AKBP Edwin seperti dikutip Sabtu (11/3/2023).

Menurut keterangan Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, modus yang dilakukan oleh IW adalah memegang daerah sensitif korban pada saat melakukan sesi foto.

Sesi foto sendiri dilakukan di sebuah ruangan tertutup disekolah tanpa ada pihak guru yang mendampingi. Fotografer di Lampung itu sendiri mengaku baru pertama kali melakukan hal ini.

"Para korban ini difoto di dalam ruangan, padahal sebelumnya pihak sekolah telah memberikan fasilitas untuk melakukan sesi foto di outdoor (luar ruangan), namun tersangka tidak mau dengan beralasan cahaya foto yang tidak maksimal. Akhirnya sesi foto dilakukan di dalam ruangan, dan saat itulah tersangka melakukan pencabulan terhadap 21 korbannya," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Lampung
wwwwww