Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kesbangpol Batang Minta Seluruh Kades Netral saat pemilu 2024

Kesbangpol Batang Minta Seluruh Kades Netral saat pemilu 2024
Sosialisasi antisipasi konflik Pemilu 2024 untuk para Kepala Desa di Aula Bupati Batang, Kamis (30/3/2023). (Foto: Humas)
Kamis, 30 Maret 2023 10:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Kepala Desa harus netral dalam Pemilu 2024. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Batang, Agus Wisnu Barata saat sosialisasi antisipasi konflik Pemilu 2024 untuk para Kepala Desa di Aula Bupati Batang, Kamis (30/3/2023).

"Sosialisasi mengundang para Kepala Desa ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan politik bagaimana harus bersikap netralitas, jangan sampai malahan ikut terjun di dalamnya."

"Kepala Desa tidak menjadikan jabatannya untuk berkampanye karena sudah ada peraturannya," tegas Agung.

Agung mengatakan, sosialisasi ini merupakan bentuk dukungan Pemkab Batang dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan mengantisipasi konflik yang ada di tiap desa. "Ini agar Pemilu 2024 lebih bersih dari politik identitas yang digunakan untuk kepentingan politik praktis, juga politik uang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Mabrur mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2024 sudah semakin dekat. Saat ini sudah mulai masuk ke dalam tahapan sehingga seluruh perangkat pendukung harus sudah menyiapkan agar perhelatan dapat berjalan sukses.

"Untuk Kepala Desa tidak usah ikut-ikutan masuk dan berkampanye mendukung salah satu calon pada Pemilu 2024. Ini mengingat sudah ada peraturan yang sudah disahkan. Jadi jika ada yang melanggar langsung dapat diproses hukum,” tegasnya.

Ia pun mencontohkan, untuk menghindari meminjamkan kendaraan dinas kepada siapapun meskipun terhadap anak sendiri. Hal itu karena sudah ada sorotan ada anak Kepala Desa membawa kendaraan dinas masuk dalam rapat salah satu peserta Pemilu 2024.

Itu sudah bisa dicurigai jika ada barang bukti foto kendaraan dinas berada di lokasi tersebut. Ia berharap, para Kepala Desa di Kabupaten Batang bisa memahami peraturan Pemilu 2024 agar ditaati secara baik untuk menghindari konflik. Tugas kami di Bawaslu untuk bisa melakukan pengawasan Pemilu 2024. Apa saja yang tidak boleh dilakukan, baik oleh peserta, pemilih, maupun penyelenggara serta subjek lain seperti perangkat desa yang harus mempunyai sikap netral," pungkasnya.***

wwwwww