Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Olympic

Mengaku Dilecehkan, Santri di Batang Lempari Rumah Oknum Guru Ngaji dengan Petasan

Mengaku Dilecehkan, Santri di Batang Lempari Rumah Oknum Guru Ngaji dengan Petasan
Ilustrasi
Sabtu, 29 April 2023 14:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Rumah seorang guru ngaji di Desa Kedungmalang, Kecamaatan Wonotunggal, Batang, Jawa Tengah, dilempari beberapa santrinya dengan petasan. Hal ini memicu penasaran warga sekitar.

Warga sekitar yang penasaran kenapa rumah oknum guru ngaji dilempari petasan oleh anak-anak tersebut. Anak-anak itupun kemudian mengaku, jika mereka sudah dilecehkan oleh oknum pelaku dengan menyentuh kemaluannya.

Warga yang merasa prihatin dengan kejadian tersebut akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonotunggal pada hari Sabtu (29/4/2023). Kejadian ini dibenarkan oleh Camat Wonotunggal A Puryono saat dihubungi GoNews.co, Sabtu (29/4/2023) "Iya informasinya begitu, Tapi untuk kronologinya saya belum dapat laporan dari pak Kades Kedungmalang," ujarnya.

Namun demikian Ia tidak menjelaskan secara rinci informasi tersebut. "Tunggu keterangan resmi Polisi saja. Karena informasi yang saya dapat belum ada kesimpulan apakah adanya tindak pidana, karena saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap terduga korban dan terduga pelaku di Polres Batang dan di polsek Wonotunggal," tandasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Desa Kedungmalang, Mulyono, oknum guru ngaji yang berinisial TS saat ini sudah diamankan oleh petugas dari Polres Batang dan Polsek Wonotunggal. "Sudah diamankan silahkan konfirmasi ke pihak Kepolisian," ujarnya saat dihubungi.

Terpisah Kasatreskrim Polres Batang, AKP Andi Fajar saat dihubungi GoNews.co belum memberikan keterangan pasti terkait kejadian tersebut. "Sabar dulu ya, biar semuanya jelas dulu," ujarnya singkat.***

wwwwww