Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Olympic

Petasan Maut di Pekalongan, Seorang Anak Tewas Terkena Ledakan

Petasan Maut di Pekalongan, Seorang Anak Tewas Terkena Ledakan
Aparat kepolisian saat mendatangi lokasi ledakan petasan. (Foto: istimewa)
Sabtu, 29 April 2023 14:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PEKALONGAN - Berita duka kembali datang dari Kabupaten Pekalongan, seorang anak tewas terkena ledakan petasan. Polisi pun turun tangan dan masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Peristiwa itu terjadi di Dukuh Kembangan Tengah, Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap. Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria mengonfirmasi adanya kejadian tersebut.

"Kita menerima laporan pada pukul 09.00 WIB, Kepala Desa Jrebengkembang melaporkan ada ledakan mercon di lokasi. Tadi pagi polisi melakukan operasi dan menyita balon udara," kata Arief, Sabtu (29/4/2023).

"Satu anak, inisial M (13) warga setempat meninggal dunia beberapa menit setelah dibawa ke RSI Pekajangan," lanjutnya.

Kapolres menjelaskan bahwa sebelumnya pada pukul 06.15 WIB, di lokasi yang sama tim patroli Polsek Karangdadap telah mengamankan dua balon udara dan tidak menemukan petasan.

"Patroli tadi pagi di lokasi kejadian, sebelum peristiwa itu terjadi, kita telah mengamankan balon udara yang akan diterbangkan. Namun kita tidak menemukan petasan. Ternyata petasan disembunyikan dengan kucing-kucingan oleh pelaku. Kita hanya dapat menyita balon udara," jelasnya.

Bahkan, saat patroli dengan tujuan penyitaan balon udara dan petasan ini, petugas justru mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan. "Petugas kita di perjalanan, disoraki dan diteriaki," ungkap Arief.

Kasus ledakan petasan maut ini saat ini dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan.***

wwwwww