Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Olympic

Survei Indikator Politik Indonesia: Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies dalam Elektabilitas

Survei Indikator Politik Indonesia: Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies dalam Elektabilitas
Capres PDIP, Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Kamis, 18 Mei 2023 20:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas sejumlah tokoh yang berpotensi sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Dalam hasil survei tersebut, Ganjar Pranowo menduduki posisi teratas dalam simulasi dengan 19 nama yang disodorkan kepada responden.

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa para responden diberikan daftar 19 nama tokoh secara alfabetis dengan pertanyaan mengenai siapa yang akan mereka pilih sebagai presiden jika pemilihan presiden dilakukan saat ini.

Berdasarkan hasil survei, elektabilitas Ganjar dalam simulasi tersebut mencapai 29,3 persen. Sementara itu, kompetitornya seperti Prabowo Subianto mencapai 24,2 persen, dan Anies Baswedan sebesar 15 persen.

"Dalam simulasi 19 nama yang kami sertakan secara alfabetis, hasilnya Ganjar mencapai 29 persen," ujar Burhanuddin dalam rilis yang disiarkan secara virtual pada Kamis (18/5/2023).

Burhanuddin juga menyebutkan bahwa tokoh-tokoh lain yang terdapat dalam simulasi tersebut memiliki elektabilitas di bawah 5 persen. Sementara itu, sebanyak 12 persen responden belum memberikan jawaban.

Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan bahwa tren dukungan terhadap Ganjar mengalami peningkatan setelah deklarasi sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan dan PPP.

"Terjadi peningkatan yang cukup signifikan dari 19,8 persen menjadi 29,3 persen," tambahnya.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada periode 30 April hingga 5 Mei 2023. Wawancara dengan responden dilakukan melalui telepon. Sebanyak 1.200 responden diwawancarai dengan menggunakan metode RDD (Random Digit Dialing).

Responden dalam survei ini adalah Warga Negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas dan memiliki telepon seluler. Margin of error survei diperkirakan sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi pengambilan sampel acak yang sederhana.***

wwwwww