Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
8 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
21 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Timnas U 17 Polandia Waspadai Jepang Sampai Telat Latihan

Timnas U 17 Polandia Waspadai Jepang Sampai Telat Latihan
Pelatih Timnas U 17 Polandia Marcin Wlodarski. (PSSI)
Sabtu, 11 November 2023 13:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Laga pertama yang tak mudah bagi timnas Polandia U-17. Mereka langsung bertemu timnas Jepang U-17 dalam laga di babak penyisihan Grup D Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/11/2023) pukul 16.00 WIB. Analisis tentang kekuatan dan kelemahan Jepang menjadi bahan diskusi yang membuat tim telat latihan.

Timnas U 17 Polandia benar-benar mewaspadai dan tak meremehkan Jepang. Berstatus juara Asia dua kali berturut-turut 2018 dan 2023 menunjukkan bila Samurai Blue bukan lawan ringan.

Saat sesi latihan terakhir di Stadion SPOrT Jabar, Bandung, Jumat (10/11/2023), pelatih Polandia, Marcin Wlodarski memberikan waktu lebih banyak kepada pemain untuk mencermati permainan calon lawan. Buntutnya, latihan tim pun sempat telat

"Telat latihan? Iya, karena kami ada sesi diskusi dulu. Kami membahas soal Jepang. Awalnya, kami berancana hanya berbincang selama 10 menit, tetapi malah jadi 20 menit," kata Wlodarski.

Dia mengakui jika dalam sesi tersebut, Jepang menjadi tema pembahasan karena menjadi lawan pertama. Selain itu dalam pengamatan Wlodarski, Jepang memiliki banyak pemain bertalenta. Apalagi mereka juga merupakan juara Piala Asia U-17.

"Jadi kami memiliki banyak informasi tentang mereka. Saya sudah tahu cara bermain mereka dan bagaimana cara kami bisa mengalahkan mereka," tukasnya.

Seperti diketahui, kekuatan tim Polandia tak lagi sama setelah empat pemain dipulangkan karena ketahuan minum minuman beralkohol saat persiapan di Bali beberapa waktu lalu. Menanggapi hal itu, Marcin mengatakan jika mereka terpaksa melakukannya sebagai bentuk kedisiplinan. Namun tim sudah melupakan tak terjadi maka lupakan. Dia menegaskan ingin timnya fokus kedepan saja.

"Displin itu penting bagi pemain. Jadi kami melakukan apa yang harus kami lakukan. Saya ingin melupakan apa yang sudah terjadi dan kami harus 'move on' melihat ke depan," ujar dia.

"Kami memang di grup yang sulit. Tetapi saya pikir, kami punya peluang yang sama dengan tim lainnya di grup ini. Jadi kita lihat saja nanti. Tetapi saya selalu optimistis dan percaya dengan tim saya," ujar Wlodarski kemudian.

Mengenai perbedaan cuaca, dia mengaku memang perbedaannya sangat drastis. Di Polandia, katanya, saat ini 0 derajat, sementara di sini sangat panas.

"Tentu berbeda, sangat jauh. Tapi kami sudah merasakan lebih panas saat melakukan persiapan di Bali. Jadi rasanya kami sudah tahu apa yang bisa kami lakukan besok. Saya percaya kepada pemain," tuturnya.

Sementara, pelatih Jepang Yoshiro Moriyam menyebut Polandia sebagai tim yang berbahaya. Mereka juga bermain agresif. Meski demikian, dia optimistis meraih kemenangan di laga pertama ini.

"Skuat Polandia sangat agresif. Mereka selalu mencetak banyak gol di pertandingan uji coba. Kami harus memperhatikan sektor belakang dan delapan kami. Jelas kami ingin menang di pertandingan ini dan jangan sampai kebobolan," kata Moriyam. ***

wwwwww