Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
9 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
22 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Timnas U 17 Brasil Ingin Nikmati Pertandingan Lawan Iran

Timnas U 17 Brasil Ingin Nikmati Pertandingan Lawan Iran
Timnas U 17 Brasil saat menjalani latihan. (PSSI)
Sabtu, 11 November 2023 14:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Timnas Brasil U-17 siap membuktikan kemampuan terbaik di laga pertama Grup C. Sang juara bertahan akan menghadapi Iran di Jakarta International Stadion (JIS), Jakarta, Sabtu (11/11/2023) malam pukul 19.00 WIB. 

Bukan asal tampil dan menang, tetapi mereka ingin menunjukkan permainan cantik khas Brasil agar juga bisa dinikmati penonton yang datang ke stadion.

Hanya, pelatih timnas U 17 Brasil Phelipe Leal tak gegabah menghadapi laga pertama. Menurut dia menuturkan laga pertama bakal tak mudah sulit. Meski demikian dia memastikan jika timnya akan menikmati pertandingan sekaligus memenanginya.

"Selama dua minggu persiapan, termasuk persiapan awal juga di sini. Sekarang tiba waktunya untuk kami membuktikan persiapan yang telah dilakukan di pertandingan pertama," ujar Leal.

"Ada saatnya bagi kami menikmati pertandinga karena ini Piala Dunia U-17. Tapi sekarang adalah saatnya kami keluarkan semua kemampuan agar permainan kami juga bisa dinikmati para penonton," katanya.

"Iran akan menjadi lawan terberat karena itu adalah laga pertama, dan ada faktor psikologis juga. Bukan mengecilkan tim-tim lain seperti Kaledonia Baru dan Inggris, tetapi kami fokus mempersiapkan diri melawan Iran terlebih dahulu. Jika pertandingan pertama ini bisa dilewati dengan baik, maka berikutnya pun akan lebih baik," kata Leal menambahkan.

Leal mengaku dirinya telah mengantongi kelemahan dan kekuatan Iran yang secara fisik dinilainya cukup kuat. Dia berharap stretagi yang telah dipersiapkannya bisa berjalan mulus di pertandingan.

"Iran mempunyai tim yang cukup kuat secara fisik. Kami sudah melakukan analisis permainan mereka. Para pemain juga paham karena mereka sudah melihat beberapa video Iran. Mudah-mudahan kami bisa atasi kelebihan Iran dan bisa memaksimalkan kelemahan mereka agar bisa mendapatkan hasil positif," katanya.

Sang Kapten Timnas U 17 Brasil, Vitor Reis mengatakan sebagai juara bertahan beban mereka pasti ada, tetapi dirinya dan rekan-rekan mengaku mencoba untuk menikmatinya. Mengingat setiap kejuaraan selalu ada pemain yang berbeda dengan grup yang berbeda juga.

"Piala Dunia adalah event empat tahunan, dengan pemain yang berbeda serta grup yang beda juga. Sekarang yang harus dipikirkan bagaimana caranya agar kami bisa mengumpulkan tenaga dan mengeluarkannya di laga pertama nanti," kata dia.

"Sama dengan teman-teman yang lain, kami dalam kondisi yang cukup sempurna. Saya pun cukup bahagia bisa ambil bagian di Piala Dunia ini dan memanfaatkan situasi ini untuk mengeluarkan kemampuan terbaik untuk bisa mendapatkan kemenangan. Sekarang, waktunya saya untuk melakukan pembuktian, melangkah jauh ke depan, " tutur Reis kemudian.

Laga Grup C akan menjadi salah satu pertandingan yang dinantikan. Mengingat ada dua tim juara Piala Dunia U-17 di sana, Brasil dan Inggris. Tapi, kehadiran Iran dan Kaledonia Baru juga tidak bisa disisihkan. Keduanya memiliki tujuan kuat untuk bisa mengagalkan dua tim pemenang tersebut. ***

wwwwww