Senator Dailami: Fenomena Anak Gagal Ginjal Harus Jadi Perhatian Serius
![]() |
| Senator DPD RI Dailami Firdaus. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
Dailami mengatakan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan perlu melakukan intervensi penanganan dan pencegahan.
"Perlu ada layanan jemput bola pemeriksaan kesehatan anak di sekolah-sekolah," ujarnya, Minggu (11/8/2024).
Dailami meminta sosialisasi dan edukasi penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bisa terus digencarkan di sekolah-sekolah.
"Supaya anak-anak terbiasa dan teredukasi pentingnya menjaga kesehatan dan konsumsi makanan sehat," terangnya.
Menurut Senator dari Dapil DKI Jakarta inu, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan juga harus turun ke lapangan mengecek kandungan makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah maupun di sekitar sekolah.
"Kita ketahui, banyak peserta didik itu jajannya tidak hanya di kantin sekolah, tapi juga biasa membeli makanan atau minuman ke pedagang di dekat sekolah. Para pedagang ini juga perlu diedukasi, kalau ada temuan pelanggaran harus ada tindakan tegas," ungkapnya.
Ia berharap, sekolah-sekolah juga dapat menyediakan air mineral gratis di sekolah-sekolah yang bisa ditempatkan kelas. Sebab, mereka bisa berjam-jam ada di sekolah. Bahkan, untuk SMP dan SMA, mereka ada di sekolah dari pagi hingga menjelang sore.
"Gagal ginjal ini bisa dipicu sejumlah faktor, salah satunya karen kebutuhan cairan tubuh anak tidak tercukupi dalam kurun waktu panjang. Kita perlu pastikan mereka mudah memperoleh akses air minum," bebernya.
Ia menambahkan, melalui berbagai upaya preventif diharapkan ke depan tidak ada lagi kasus atau fenomena gagal ginjal pada anak.
"Jangan lupa, peran orang tua juga sangat penting untuk memastikan anaknya mendapatkan asupan makanan bergizi dan sehat. Kita perlu jaga bersama semua anak di Jakarta karena mereka adalah aset menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (Riyan). ***
| Kategori | : | Nusantara, SEA Games, DKI Jakarta |













