Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kapten Semen Padang Miftah Anwar Sani Tak Ingin Terulang Hasil Negatif

Kapten Semen Padang Miftah Anwar Sani Tak Ingin Terulang Hasil Negatif
Kapten Semen Padang FC, Miftah Anwar Sani. (dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 14 Agustus 2024 12:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Kekalahan menjadi hasil yang didapat Semen Padang FC pada laga pekan pertamanya di ajang BRI Liga 1 2024/25 dari Borneo FC Samarinda. Hasil buruk di Stadion STIK, Jakarta pada Senin (12/8/2024) malam itu disebut kapten tim Semen Padang, Miftah Anwar Sani sebagai lecutan untuk segera memperbaiki diri.

Laga perdana tim berjuluk Kabau Sirah yang sebenarnya diharapkan dijalani dengan hasil manis memang tak terwujud. Kekalahan 1-3 dari Pesut Etam jadi pelajaran penting Semen Padang.

Pada laga itu bahkan Semen Padang sudah harus tertinggal lebih dulu dengan skor 0-3 lewat gol-gol Stefano Lilipaly menit ke-4, Berguinho menit ke-40 dan Leo Gaucho menit ke-53.

Gol-gol Borneo FC tercipta yang berawal dari kurangnya antisipasi dari pemain belakang juga berawal dari kesalahan yang dibuat pemain Semen Padang sendiri.
Gol semata wayang yang jadi balasan dari Kabau Sirah ke gawang Borneo FC yang dikawal Nadeo Arga Winata adalah lewat sundulan striker Ikechukwu Ngwoke di menit ke-76.

Kekecewaan dari hasil pahit ini juga dirasakan oleh Miftah Anwar Sani sebagai kapten tim. Dia menyebutkan bahwa hasil kurang bagus ini harus segera diperbaiki ke depannya.

“Kita sebagai pemain akan perbaiki ini sekaligus bahan evaluasi dan bahan lecutan menghadapi laga-laga berikutnya,” kata Miftah Sani.

Pemilik nomor punggung 2 di Semen Padang ini juga berharap kedepannya tim bisa tampil lebih baik lagi agar hasil negatif tidak terulang lagi.

Di sisi lain, pelatih Semen Padang, Hendri Susilo mengakui jika sejak laga belum digulirkan, dia sudah merasa khawatir. Kekhawatiran ini disebutnya adalah tentang kemungkinan pemainnya yang tak bisa bermain enjoy karena kurang percaya diri.

“Akhirnya apa yang saya khawatirkan jadi kenyataan. Saya pikir nervous, tidak percaya diri diawal-awal laga itu terlihat sekali sehingga Borneo FC bisa menguasai jalannya pertandingan. Ini tentu akan jadi pekerjaan rumah kita untuk ke depannya,” kata Hendri Susilo. ***

wwwwww