Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tahan Emosi, Hogo Samir Ingat Pesan Orangtua

Tahan Emosi, Hogo Samir Ingat Pesan Orangtua
Pemain Persik Hugo Samir selalu ingat pesan orang tua. (Dok,ligaindonesiabaru)
Rabu, 14 Agustus 2024 13:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Sosok Hugo Samir terlihat sangat berbeda ketika menjalani debutnya di BRI Liga 1 bersama Persik Kediri pada 11 Agustus kemarin. Dia tidak lagi meledak-ledak seperti dulu. Tidak lagi bertemperamen tinggi.

Padahal, dalam pertandingan melawan Bali United FC tersebut, dia kerap kali dilanggar. Sering kali dibuat emosi oleh pemain lawan. "Papa dan mama selalu ingatkan Hugo. Kemarin juga tahu kalau saya akan bermain, diingatkan agar jaga emosi," ungkapnya.

Bermain sejak awal pertandingan, Hugo ditaruh di sisi sayap kanan penyerangan Persik. Penampilannya tidak memperlihatkan 'debut'. Spartan dan tidak kenal lelah.

Selain itu, Hugo juga diingatkan untuk jadi diri sendiri. Tidak perlu harus meniru cara bermain ayahnya dulu, Jacksen F. Tiago. Tidak perlu juga harus minder dengan prestasi yang sudah ditorehkan sang ayah ketika berkiprah jadi pemain di sepak bola Indonesia. "Diingatkan kalau hari ini (kemarin) akan jadi hari terbaik Hugo," paparnya.

Dan satu hal yang paling membuatnya bermain sangat tenang adalah selalu mengucapkan selawat sebelum laga. Mulutnya tidak pernah berhenti memuji nabi Muhammad SAW. "Bahkan saat pertandingan saya juga selawat agar tenang," lanjut pemain 19 tahun ini. ***

wwwwww