Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Pj Gubernur DKI Gunakan Uang Operasionalnya untuk Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur DKI Gunakan Uang Operasionalnya untuk Uji Coba Makan Bergizi Gratis
Senin, 19 Agustus 2024 14:26 WIB
Penulis: Riyan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung uji coba makan bergizi gratis. Untuk kali pertama, uji coba makan gratis menggunakan uang operasional Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono diberikan kepada 498 peserta didik di kompleks SDN Cideng 07.

Rinciannya, sebanyak 288 pelajar SDN 07 Cideng, 178 murid SDN Duri Pulo 04, 12 siswa Sanggar Kegiatan Belajar Negeri 23, dan 20 siswa Kelompok Belajar Negeri 23.

 
Heru meninjau kegiatan uji coba makan bergizi gratis di SDN Cideng 07, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan tersebut, Heru memastikan langsung proses pemberian makan bergizi gratis agar sesuai dengan kebutuhan siswa.
 
"Saya ingin lihat mekanisme proses pengantarannya, bagaimana proses adik-adik makan, dan memastikan lauk pauknya bergizi, seperti tadi ada permintaan dari anak-anak lauknya ada telur dadar, telur ceplok," ujarnya, Senin (19/8).
 
Heru menjelaskan, uji coba makan bergizi gratis ini akan dilaksanakan terlebih dahulu di tingkat Sekolah Dasar (SD) seharga Rp 15.000 per porsi.
 
Ia menekankan, agar tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga memperhatikan kualitas dan keberagaman menu.
 
"Hari ini, kotak makannya pakai kardus yang ramah lingkungan. Harga menunya saja Rp 15.000, mungkin ada tambahan lain untuk biaya masak, pengantaran, biaya box, lebih kurangnya mungkin Rp 20.000. Yang penting nanti menunya cukup baik," terangnya.
 
Heru mendukung program ini karena diharapkan para siswa akan memiliki asupan nutrisi yang memadai, sehingga membantu tumbuh kembangnya sebagai generasi penerus bangsa. 
 
Tidak hanya itu, makanan yang sehat berkontribusi dalam konsentrasi dan fokus belajar siswa di sekolah, serta membantu mengurangi beban orang tua dengan memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang berkualitas di sekolah.
 
"Dengan memastikan anak - anak mendapatkan gizi yang cukup, kita berinvestasi pada masa depan bangsa indonesia. Sukses Jakarta untuk Indonesia," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, uji coba program tersebut dilaksanakan dengan menggunakan uang operasional gubernur. 
 
Selanjutnya, program ini akan diteruskan mengggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, yaitu Perumda Dharma Jaya, PAM Jaya, Bank DKI, dan PT Pembangunan Jaya Ancol. 
 
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan menentukan sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan uji coba.

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Badminton, Umum, DKI Jakarta
wwwwww