Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Amunisi Baru Timnas Putri Indonesia Itu Estella Loupattij dan Noa Leatomu

Amunisi Baru Timnas Putri Indonesia Itu Estella Loupattij dan Noa Leatomu
Estella Loupattij dan Noa Leatomu resmi jadi WNI. (PSSI)
Sabtu, 09 November 2024 18:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan Timnas Sepakbola putri Indonesia memasuki babak baru menyusul pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan pesepakbola putri, Estella Loupattij dan Noa Leatomu.

Keduanya sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah pengambilan sumpah dilaksanakan di Kedutaan Besar Indonesia di Kopenhagen, Denmark, Belanda, Jumat (8/11/2024) lalu.

"Naturalisasi Estella dan Noa menjadi babak baru bagi sepakbola putri Indonesia, yang memang dirancang kita bangun melalui Timnas Putri. Harapannya, mereka menjadi amunisi baru di Piala AFF Putri. Dengan kehadiran keduanya, kita punya tim (putri) dengan usia muda. Mereka bisa berkembang untuk dua sampai tiga tahun ke depan," kata Erick Thohir.

Tidak lupa Erick mengapresiasi banyak pihak, mulai dari Presiden Prabowo Subianto, Komisi X dan XIII DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta yang memungkinkan percepatan sumpah Estella (20 tahun) dan Noa (21) sehingga bisa bersamaan dengan keabsahan Kevin Diks yang juga menjadi WNI.

"Estella dan Noa diharapkan bisa menambah ketangguhan di lini belakang dan tengah Timnas Putri Indonesia. Apalagi keduanya punya pengalaman bermain mereka di liga Eropa sehingga bisa memberikan dampak signifikan bagi performa Timnas Putri Indonesia," lanjutnya.

Saat ini, Timnas Putri sudah mempersiapkan diri menuju Piala AFF Putri di Laos pada 23 November sampai 1 Desember 2024. Jika tidak ada aral melintang, keduanya dijadwalkan pada tanggal 15 November bergabung dan berangkat ke Laos untuk persiapkan mengikuti Piala AFF Putri. ***

wwwwww