Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Diana Dewi Ingin Gubernur-Wagub Terpilih Lebih Beri Perhatian Pengusaha Kecil

Diana Dewi Ingin Gubernur-Wagub Terpilih Lebih Beri Perhatian Pengusaha Kecil
Diskusi Ngojak bersama Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi
Sabtu, 09 November 2024 21:54 WIB
Penulis: Riyan
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi menginginkan agar Gubernur dan Wakil Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) dalam Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta mampu memberikan perhatian lebih kepada pengusaha kecil.

Diana menyoroti terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dinilainya perlu lebih mengakomodir pengusaha kecil.

 
"Meskipun semua pengusaha dituntut profesional, saya menilai jangan semua dibuat gelondongan, perlu parsial-parsial. Ini penting, jadi akan lebih banyak teman-teman pengusaha yang bisa mendapatkan kesempatan," ujarnya, saat acara Ngobrolin Jakarta (Ngojak), Jumat (8/11) malam.
 
Dalam acara yang diinisiasi Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta tersebut, Diana Dewi menjelaskan, meski sudah ada e-Katalog, namun realita "orang dalam" (Ordal) dalam proses pengadaan tetap ada.
 
"Fenomena Ordal tidak serta merta hilang meski ada e-Katalog," terangnya.
 
Menurutnya, dalam menyongsong Jakarta sebagai kota global, Kadin DKI Jakarta terus berkomitmen untuk melakukan pembinaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 
"Kita sekarang ini juga dapat fasilitas dari pemerintah untuk teman-teman yang mengalami kesulitan keuangan itu kalau pemimpin Jakarta yang akan datang itu ada yang menjanjikan khusus dana bergulir Rp 300 miliar. Kemudian, ada juga yang membuat funding-funding, Jakarta Funding," ungkapnya.
 
Ia berharap, pemimpin Jakarta ke depan agar jangan hanya memberikan pinjaman untuk tim suksesnya saja, tapi betul-betul untuk masyarakat yang membutuhkan.
 
"Meski tetap harus ada kurasi, tapi tetap jangan yang dinomor satukan mendapat bantuan itu Ordal. Ini tidak boleh, semua harus berkeadilan," tegasnya.
 
Ia menambahkan, pemimpin di pemerintahan pusat maupun Provinsi DKI Jakarta ke depan juga perlu memberikan perhatian besar untuk mengatasi kesenjangan sosial.
 
"Saya ingin Jakarta itu lebih baik lagi. Adanya kesenjangan itu membuat kita susah melangkah. Semua negara atau kota maju itu pasti warganya merasa sejahtera," bebernya.
 
Sementara itu, Aktivis Pro Jakarta, Mohammad Syaiful Jihad berharap, Diana Dewi ke depan dapat terus berkiprah untuk memajukan dan ikut menyejahterakan warga Jakarta.
 
"Bu Diana Dewi ini figur pengusaha yang bisa menjadi teladan bagi semua. Sudah sangat teruji dan mumpuni, salah satu indikatornya kembali terpilih sebagai Ketua Kadin DKI Jakarta periode 2024-2029," ucapnya.
 
Syaiful menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Diana Dewi yang sudah berkenan melakukan diskusi dengan Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta.
 
"Diskusi yang sangat menarik. Pertanyaan dapat dijawab dengan lugas dan usulan-usulan dari kawan-kawan aktivis Jakarta juga mendapatkan perhatian," pungkasnya.
 
Untuk diketahui, Ngojak bertajuk "Harapan Pelaku Ekonomi Terhadap Gubernur DKI Jakarta 2024-2029" tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum Koordinator I Kadin DKI Jakarta, Victor Aritonang; 
Ketua Umum Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho; Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta, Endriansyah; Aktivis Prodem, Syafti Hidayat (Ucok), dan aktivis Jakarta lainnya.

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww