Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
22 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
14 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
15 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
15 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
20 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Melaju ke Final China Masters 2024. Sabar/Reza: Seperti Mimpi

Melaju ke Final China Masters 2024. Sabar/Reza: Seperti Mimpi
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/ Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. (PP PBSI)
Sabtu, 23 November 2024 20:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SHENZHEN - Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/ Muhammad Reza Pahlevi Isfahani menyusul Jonatan Christi yang sudah lebih awal ke final Turnamen Bulutangkis China Master2 2024.

Sama halnya dengan Jojo, panggilan karib Jonatan Christie, Sabar/Reza juga menundukkan unggulan kedua dari China He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Dalam pertandingan babak semifinal di Shemzhem Gymnasium, Shenzhen, China, Sabatu (23/11/2024) mlam WIB, Sabar/Rehan yang tampil cemerlang menang dua gim langsung 21-16 dan 21-18.

"Sangat senang bisa ke final Super 750 pertama. Tadi, kami sangat excited, sangat termotivasi menjalani pertandingannya," kata Reza usai pertandingan.

Menurut Reza, permainan menyerang sengaja diterapkan karena mereka yakin dengan kemampuan. "Secara pola permainan tidak banyak berbeda dari babak pertama. Kami mencoba meneruskan apa yang sudah baik. Dengan kondisi ini kami harus menyerang duluan dan yakin pada kemampuan serangan kami," ujarnya.

Keberhasilan Sabar/Reza ke final ini sekaligus memastikan tiket ke World Tour Finals. Makanya, mereka tidak punya beban lagi tampil di final nanti.

"Kepastian kami masuk ke World Tour Finals tadi malam juga membawa kami lebih enjoy dalam menjalani pertandingan tadi, bebannya berkurang dan lebih lega. Akhirnya setelah ditunggu-tunggu, dari kemarin saya selalu kepikiran, lolos atau engga ya," ujarnya.

Sementara itu, Sabar menyebut mereka tampil tanpa beban di hadapan pendukung lawannya. "Kami bisa bermain lepas walaupun lawan didukung penuh oleh penonton. Kami hanya fokus pada strategi yang disiapkan, alhamdulillah bisa berbuah manis," ujarnya.

Sabar juga mengucapkan terimakasih bisa terus didampingi pelatih Wifqi Windarto selama pertandingan. "Dari kemarin sampai hari ini kami beruntung bisa ditemani coach Wifqi Windarto (pelatih Dejan/Gloria). Sangat berpengaruh jadi kami ada yang terus menyemangati dan mengingatkan dari kursi pelatih," akunya.

Lebih jauh Sabar menyatakan keberhasilan meraih tiket ke final ini seperti mimpi. Apalagi, mereka berjuang dari bawah. "Kami memulai dari bawah dan semua orang tahu bagaimana sulitnya tapi akhirnya kami bisa mencapai titik ini. Saya pernah deeptalk dengan adik-adik saya, bisa tidak ya sampai ke World Tour Finals jadi ketika semalam dipastikan lolos, adik-adik saya langsung telpon untuk mengucapkan selamat. Seperti mimpi yang jadi kenyataan," paparnya. ***

wwwwww