Manfaatkan Bebas PPN, Generasi Muda Kini Lebih Mudah Memiliki Rumah
![]() |
| ilustrasi (net) |
JAKARTA – Upaya pemerintah dalam mendukung sektor perumahan terus diperkuat, termasuk melalui kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diperpanjang hingga akhir 2024. Kebijakan ini memberikan kesempatan besar, terutama bagi generasi muda, untuk memiliki hunian idaman.
“PPN DTP adalah salah satu bentuk dukungan nyata dari pemerintah untuk industri properti. Kebijakan ini sangat membantu, khususnya generasi muda, dalam mewujudkan impian memiliki rumah,” ujar Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing Semen Merah Putih (PT Cemindo Gemilang Tbk), dalam keterangannya di Jakarta baru-baru ini.
Berdasarkan aturan terbaru dalam PMK Nomor 61 Tahun 2024, insentif PPN DTP sebesar 100% berlaku untuk pembelian properti dengan harga maksimal Rp5 miliar. Program ini berlaku untuk rumah tapak maupun satuan rumah susun baru, sehingga membuka peluang luas bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang sesuai kebutuhan.
Keringanan Finansial untuk Generasi Muda
Menurut Nyiayu, insentif ini tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas generasi muda terhadap kepemilikan properti. “Program ini memungkinkan mereka untuk lebih mudah mencicil rumah, terutama di tengah tantangan ekonomi yang ada saat ini,” tambahnya.
Agar program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, Nyiayu memberikan beberapa tips penting:
1. Riset Pengembang dan Lokasi: Pastikan memilih pengembang terpercaya serta lokasi hunian yang strategis dan bebas dari risiko banjir.
2. Gunakan Simulasi KPR: Perencanaan finansial yang matang, termasuk melalui simulasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), akan membantu menentukan kemampuan cicilan yang realistis.
3. Pantau Insentif Pemerintah: Selalu update dengan kebijakan pemerintah seperti PPN DTP untuk memaksimalkan keringanan biaya.
“Generasi muda perlu mengambil peluang ini dengan sikap yang kreatif dan perencanaan matang. Dengan strategi yang tepat, memiliki rumah bukan lagi sekadar mimpi,” kata Nyiayu.
Dorongan untuk Sektor Properti
Program PPN DTP ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi industri properti yang sempat terdampak pandemi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan harga rumah yang terus meningkat, kebijakan ini menjadi solusi untuk mengurangi kesenjangan kepemilikan hunian, khususnya bagi masyarakat urban dan generasi muda yang produktif.
Kini, dengan diperpanjangnya program bebas PPN hingga Desember 2024, masyarakat diharapkan dapat lebih siap memanfaatkan peluang ini untuk memiliki rumah yang layak dan sesuai kebutuhan. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Ekonomi, DKI Jakarta |













