Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
12 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Nasional

Prabowo dan MBZ Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-UEA

Prabowo dan MBZ Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-UEA
Presiden Prabowo dan Presiden MBZ di Istana Qasr Al Watn, Abu Dhabi. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Minggu, 24 November 2024 09:26 WIB

ABU DHABI – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Istana Qasr Al Watn, Abu Dhabi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk mempererat hubungan strategis antara kedua negara yang telah terjalin selama ini.

MBZ mengungkapkan kebanggaannya atas kemitraan antara Indonesia dan UEA, yang terus berkembang pesat dalam berbagai sektor. Ia menyebut hubungan bilateral ini memiliki potensi besar untuk mendukung kemajuan kedua negara.

"Kami telah membangun fondasi kerja sama yang kuat, dan saya percaya hubungan ini akan semakin menguat di masa depan. Insyaallah, langkah-langkah konkret akan segera diambil untuk mewujudkan target bersama," ujar MBZ, Sabtu (23/11/2024).

Salah satu pencapaian yang disoroti adalah pertumbuhan perdagangan nonmigas sebesar 12 persen pada tahun lalu, dengan total nilai mencapai USD 4,6 miliar. MBZ optimistis target perdagangan senilai USD 10 miliar dapat tercapai melalui perjanjian ekonomi komprehensif (CEPA) dan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.

Prabowo menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya memperkuat hubungan kedua negara, terutama di sektor ketahanan pangan, energi, dan hilirisasi industri.

"Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya secara optimal, termasuk melalui hilirisasi bahan mentah agar memberikan nilai tambah. Kami berharap UEA dapat terus menjadi mitra strategis dalam mendukung visi pembangunan kami," ujar Prabowo.

Prabowo juga mengapresiasi dukungan UEA terhadap sovereign wealth fund Indonesia (INA) dan menyatakan harapan untuk memperluas peran INA dalam pembangunan nasional. Ia menambahkan, Indonesia terbuka bagi investasi UEA di berbagai bidang yang menjanjikan.

"Kami ingin memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, pendidikan, dan teknologi. Partisipasi UEA sangat penting dalam membantu mewujudkan visi kami untuk Indonesia yang maju," tambahnya.

Dalam bidang kemanusiaan, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih kepada UEA atas kerja samanya dalam misi kemanusiaan di Gaza. Menurutnya, langkah ini mencerminkan kepedulian kedua negara terhadap isu global.

"Kami berterima kasih atas inisiatif Yang Mulia untuk melibatkan Indonesia dalam misi ini. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut untuk kebaikan bersama," ungkap Prabowo.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk mempercepat implementasi kerja sama di berbagai sektor melalui koordinasi yang lebih intensif di tingkat teknis. Kedua pemimpin juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan ini sebagai landasan untuk mendukung perdamaian dan stabilitas internasional.

"Hubungan kita adalah simbol kemitraan strategis yang saling menguntungkan. Saya berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan semakin erat," tutup Prabowo. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Nasional
wwwwww