Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Kemendagri Segera Tunjuk Pengganti Pj Wali Kota Pekanbaru yang Terjaring OTT KPK

Kemendagri Segera Tunjuk Pengganti Pj Wali Kota Pekanbaru yang Terjaring OTT KPK
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa.
Selasa, 03 Desember 2024 09:20 WIB
JAKARTA – Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (2/12/2024). Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan segera menunjuk pengganti untuk memastikan roda pemerintahan di Kota Pekanbaru tetap berjalan.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menegaskan bahwa Kemendagri menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada proses hukum.

“Jika Risnandar terbukti bersalah, itu adalah tindakan pribadi yang harus ia pertanggungjawabkan secara hukum. Kami di Kemendagri tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran hukum, apalagi korupsi,” ujar Bima Arya, Selasa (3/12/2024).

Rekam Jejak Sebelum Penunjukan

Risnandar baru menjabat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru selama enam bulan setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kemendagri.

Menurut Bima, Risnandar memiliki rekam jejak yang baik selama bertugas di Kemendagri.

“Dia dikenal sebagai pegawai yang bekerja dengan baik dan tidak pernah terlibat pelanggaran. Oleh karena itu, dia dipercaya menjadi Pj Wali Kota Pekanbaru. Bahkan, evaluasi kinerjanya di posisi tersebut tergolong memuaskan,” ungkapnya.

Namun, Bima menambahkan bahwa kasus ini menjadi peringatan penting bagi seluruh kepala daerah.

“Kami terus mengingatkan para penjabat untuk menjauhi korupsi. Pak Mendagri sering kali menekankan pentingnya integritas dalam setiap briefing dengan kepala daerah,” tambah Bima.

Pengganti Sementara

Kemendagri berkomitmen menjaga stabilitas pemerintahan di Kota Pekanbaru. Oleh karena itu, seorang pejabat tinggi pratama akan segera ditunjuk untuk menggantikan Risnandar sementara waktu.

“Kemendagri memastikan pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan. Hari ini kami akan menunjuk ASN sebagai pengganti sementara Pj Wali Kota Pekanbaru,” tegas Bima.

OTT oleh KPK

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, membenarkan penangkapan Risnandar Mahiwa dalam OTT tersebut.

“Kami menangkap Pj Wali Kota Pekanbaru. Saat ini, kami sedang mendalami informasi terkait barang bukti dan pihak lain yang mungkin terlibat,” ujarnya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Risnandar dan pihak-pihak terkait. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww