Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
9 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Nasional

Kementan Ajukan Rp 23,61 Triliun di 2025 untuk Percepat Swasembada Beras

Kementan Ajukan Rp 23,61 Triliun di 2025 untuk Percepat Swasembada Beras
Jum'at, 06 Desember 2024 07:46 WIB
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 23,61 triliun pada tahun 2025, yang difokuskan untuk mendukung percepatan swasembada beras. Usulan tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (4/12/2024).

“Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, kami mengarahkan anggaran tahun 2025 untuk mendukung program prioritas swasembada pangan, khususnya beras, agar dapat tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar Amran.

Menurut Amran, anggaran ini akan dimanfaatkan untuk berbagai program strategis guna meningkatkan kapasitas produksi nasional. Beberapa di antaranya:

- Optimalisasi lahan pertanian seluas 851 ribu hektare.

- Pencetakan sawah baru di lahan 225 ribu hektare.

- Pemasangan pompa air untuk irigasi di lahan tadah hujan seluas 500 ribu hektare.

- Pengelolaan lahan bersama Kementerian PUPR di area 300 ribu hektare.

- Pengembangan sistem **tumpang sisip padi gogo** di lahan perkebunan kelapa sawit seluas 300 ribu hektare.

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat mempercepat target swasembada sekaligus memastikan efisiensi penggunaan lahan di berbagai wilayah Indonesia,” tambahnya.

Target Produksi Pangan Nasional 2025

Kementan juga menargetkan peningkatan signifikan dalam produksi pangan strategis pada tahun 2025. Beberapa target utama meliputi:

- Beras: 32,83 juta ton.

- Jagung: 16,68 juta ton.

- Kedelai: 334 ribu ton.

- Cabai: 3,08 juta ton.

- Bawang merah: 1,99 juta ton.

- Tebu: 36 juta ton.

- Daging sapi/kerbau: 399,41 ribu ton.

- Daging ayam: 4,34 juta ton.

Dalam kesempatan yang sama, Amran melaporkan realisasi anggaran Kementan tahun 2024. Hingga akhir November, dari total pagu Rp 15,56 triliun, Kementan telah merealisasikan Rp 13,12 triliun atau setara dengan 84,29 persen. Setelah memperhitungkan penyesuaian otomatis (Automatic Adjustment), realisasi mencapai 86,64 persen.

“Kami terus mempercepat pelaksanaan kegiatan dan menargetkan realisasi anggaran akhir Desember 2024 mencapai minimal 96 persen,” jelasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:republika.co.id
Kategori:Nasional
wwwwww