Kementan Ajukan Rp 23,61 Triliun di 2025 untuk Percepat Swasembada Beras
![]() |
“Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, kami mengarahkan anggaran tahun 2025 untuk mendukung program prioritas swasembada pangan, khususnya beras, agar dapat tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar Amran.
Menurut Amran, anggaran ini akan dimanfaatkan untuk berbagai program strategis guna meningkatkan kapasitas produksi nasional. Beberapa di antaranya:
- Optimalisasi lahan pertanian seluas 851 ribu hektare.
- Pencetakan sawah baru di lahan 225 ribu hektare.
- Pemasangan pompa air untuk irigasi di lahan tadah hujan seluas 500 ribu hektare.
- Pengelolaan lahan bersama Kementerian PUPR di area 300 ribu hektare.
- Pengembangan sistem **tumpang sisip padi gogo** di lahan perkebunan kelapa sawit seluas 300 ribu hektare.
“Dengan langkah ini, kami berharap dapat mempercepat target swasembada sekaligus memastikan efisiensi penggunaan lahan di berbagai wilayah Indonesia,” tambahnya.
Target Produksi Pangan Nasional 2025
Kementan juga menargetkan peningkatan signifikan dalam produksi pangan strategis pada tahun 2025. Beberapa target utama meliputi:
- Beras: 32,83 juta ton.
- Jagung: 16,68 juta ton.
- Kedelai: 334 ribu ton.
- Cabai: 3,08 juta ton.
- Bawang merah: 1,99 juta ton.
- Tebu: 36 juta ton.
- Daging sapi/kerbau: 399,41 ribu ton.
- Daging ayam: 4,34 juta ton.
Dalam kesempatan yang sama, Amran melaporkan realisasi anggaran Kementan tahun 2024. Hingga akhir November, dari total pagu Rp 15,56 triliun, Kementan telah merealisasikan Rp 13,12 triliun atau setara dengan 84,29 persen. Setelah memperhitungkan penyesuaian otomatis (Automatic Adjustment), realisasi mencapai 86,64 persen.
“Kami terus mempercepat pelaksanaan kegiatan dan menargetkan realisasi anggaran akhir Desember 2024 mencapai minimal 96 persen,” jelasnya. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Nasional |













