Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tavares: Kalau Kami Tidak Banyak Ubah Tim Bisa Buat Sejarah

Tavares: Kalau Kami Tidak Banyak Ubah Tim Bisa Buat Sejarah
Laga PSM Makassar melawan Bali United FC yang berakhir imbang 1-1. (dok.ligaindonesiabaru)
Minggu, 08 Desember 2024 18:44 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
GIANYAR - PSM Makassar hampir saja memenangkan pertandingan melawan Bali United FC, pada pekan 13 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (7/12/2024) malam. Sempat unggul melalui Daisuke Sakai di menit 47, Pasukan Ramang malah gagal mempertahankan keunggulan.

Setelah penyerang sayap Bali United, M Rahmat menyamakan skor di menit 90+2. Pertandingan pun berakhir 1-1. Bagi PSM, ini adalah hasil imbang ketujuh sepanjang musim ini. Sementara Bali United, menambah rentetan tidak pernah menang di tiga pertandingan.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengapresiasi pemainnya yang membawa pulang satu poin dari Pulau Bali. Meski, diakui Tavares, skuatnya bisa saja merebut poin penuh dan membuat sejarah kemenangan perdana di kandang Bali United.

“Kalau kami tidak banyak mengubah tim, saya rasa kami bisa membuat sejarah dengan memenangkan pertandingan. Namun kami hanya mendapatkan satu poin. Kalau melihat kerja keras yang diberikan para pemain, saya rasa kami layak mendapatkan tiga poin,” ulasnya.

PSM mengawali laga dengan Starting Line Up yang sama melawan Borneo FC Samarinda, minus kiper Hilman Syah yang digantikan Ardiansyah. Di babak pertama, Tim Ayam Jantan dari Timur berkali-kali sukses menahan gempuran Serdadu Tridatu. Skor 0-0 bertahan sampai jeda babak.

Di babak kedua giliran PSM yang mengambil inisiatif menyerang dan berhasil mencuri gol. Sayangnya, beberapa pemain kunci harus diganti karena cedera dan mereduksi kekuatan tim.

“Saya kira ini adalah pertandingan yang luar biasa dengan kedua tim memiliki banyak peluang. Di babak pertama Bali United lebih baik dari kami, mereka punya empat peluang sedangkan kami hanya memiliki dua atau tiga peluang,” lanjut Tavares mengulas pertandingan.

“Tapi di babak kedua, saya ingat hanya ada dua situasi yang bisa dikatakan peluang untuk Bali United. Sedangkan kami punya lima,” demikian tutup pelatih asal Portugal ini. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Bali
wwwwww