Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Jojo Gagal Petik Kemenangan di Laga Perdana

Jojo Gagal Petik Kemenangan di Laga Perdana
Jonatan Christie. (PP PBSI)
Rabu, 11 Desember 2024 14:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
HANGZHOU - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie gagal memetik kemenangan dalam pertarungan tiga gim pada laga perdana Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024. 

Dalam pertandingan di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Rabu (11/12/2024), Jojo, panggilan karibnya, dipaksa harus mengakui wakil China, Shi Yu Qi dalam pertandingan tiga set dengan skor 16-21, 21-17, 8-21.

Jojo mengaku penampilannya memang kurang maksimal terutama dalam menerapkan strategi. "Saya rasa hari ini sedikit kurang maksimal, bukan hanya dari hasil tapi dari strategi permainan. Saya ada sedikit ragu-ragu dalam menerapkannya,: katanya.

Tidak hanya itu saja, Jojo menyebut dirinya banyak melakukan kesalahan sedangkan Shi Yu Qi bermain sangat baik. "Harus diakui saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan di sisi lain Shi Yi Qi bermain sangat baik," jelasnya.

Kekalahan ini bagi Jojo menjadi pelajaran untuk menghadapi dua laga berikutnya. "Ini menjadi pelajaran, sedikit banyak sudah tahu kondisi di lapangan seperti apa. Tadi, saya masih meraba-raba juga. Sempat kaget juga dengan perubahan-perubahan yang cepat, kadang shuttlecock bisa kencang tapi bisa tiba-tiba melambat," katanya.

"Masih ada dua pertandingan ke depan, melawan Kodai (Naraoka) dan Kunlavut (Vitidsarn) yang ulet dan tidak mudah dimatikan. Yang pasti, saya perlu usaha yang terbaik," tutupnya. ***

wwwwww