Gagal ke Semifinal, Gregoria Kecewa dan Ingin Terus Belajar dan Belajar Lagi
![]() |
| Gregoria Mariska Tunjung. (PP PBSI) |
Penulis: Azhari Nasution
Bermain di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, Jumat (13/12/2024), Gregoria yang banyak melakukan kesalahan dipaksa harus mengakui keunggulan Wakil dari China Wang Zhi Yi dua gim langsung 8-21 dan 16-21.
“Secara keseluruhan bukan tahun yang buruk bagi saya tapi naik-turun saya pasti bisa dirasakan semua orang. Di satu minggu saya bisa bemain sangat bagus tapi di minggu selanjutnya belum tentu. Itu menjadi hal yang saya harus lewati sekarang,’ kata Gregoria.
Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga buat Gregoria sehingga ke depan dirinya bisa meraih prestasi lebih baik lagi. “Saya sebenarnya berharap lebih dari ini secara performa jadi cukup kecewa dengan penampilan dan hasilnya. Ini catatan baik untuk saya untuk terus belajar dan belajar lagi,” tegasnya.
Menurut Gregoria, salah satu hal yang benar-benar dipelajari tahun ini adalah mencontoh banyak pemain untuk tidak menyerah begitu saja ketika ada dalam situasi sulit.
“Tahun ini setelah berhasil mendapat medali perunggu di Olimpiade, saya sadar atensi publik meningkat kepada saya. Ini tidak lantas membuat saya menjadi puas atau menjadi santai, malah dengan itu memacu saya untuk mendapat gelar yang lebih lagi,” jelasnya.
“Di luar itu, tahun ini saya mau memberikan kredit untuk sektor saya, tunggal putri, yang sangat bagus. Dari level turnamen International Challenge sampai level atas selalu bisa kasih spot di semifinal atau final. Itu membuat saya bangga karena dulu kami ada di titik yang berat, jangankan untuk banyak pemain merata, bahkan untuk sekadar satu pemain pun sulit. Sekarang saya bisa melihat perkembangannya, melihat persaingan sehat di dalam dan dengan talenta-talenta yang mereka miliki dan usia yang masih muda, saya percaya masa depan tunggal putri bakal cerah di tahun-tahun mendatang,” tambahnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













