Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
9 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024

Diganjal Peringkat Satu Dunia, Ana/Tiwi: Tahung 2025, Kami Mau Lebih Siap

Diganjal Peringkat Satu Dunia, Ana/Tiwi: Tahung 2025, Kami Mau Lebih Siap
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. (PP PBSI)
Sabtu, 14 Desember 2024 00:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

HANGZHOU – Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi menyusul Gregoria Mariska Tunjung gagal melangkah ke semifinal Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2024.

Dalam pertandingan terakhir Grup B di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Jumat (13/12/2024), Ana/Tiwi menyerah dari  wakil tuan rumah yang juga peringkat satu dunia, Chen Qin Cheng/Jia Yi Fan dua gim langsung 14-21 dan 19-21.

Walau belum mampu mengamankan tiket empat besar, Ana/Tiwi cukup bersyukur bisa ambil bagian di turnamen penutup musim. Apalagi, mereka tidak pernah berpikir bakal tampil di final.

“Di gim pertama kami mencoba bermain cepat tapi lawan bisa antisipasi dengan baik, mereka sudah siap dengan pola kami. Di gim kedua kami berusaha mengubah permainan, mencoba banyak memberikan variasi lob dan bermain lebih sabar. Sayang memang beberapa momen eksekusi terakhir kami kurang pas dan ada salah kontrol juga,” kata Ana.

“Kami merasa kami bisa bermain dengan baik hari ini dibandingkan pertemuan sebelumnya. Kami bersyukur atas itu. Kami di tahun 2024 memang turun level kejuaraan tapi kami mengambil positifnya, kami bisa lebih percaya diri, bisa menyesuaikan permainan dengan yang memang kelas kami dan kami bisa membuktikan dengan hasil yang lumayan bagus. Kami tidak pernah berpikir bisa masuk World Tour Finals tapi hasil kerja keras satu tahun ini akhirnya membawa kami ke sini,” timpal Tiwi.

Ke depan, Ana/Tiwi bertekad akan lebih siap lagi menghadapi berbagai event internasional. “Kami mau lebih siap lagi di tahun 2025. Yang kurang diperbaiki dan yang sudah bagus dipertahankan,” tegas Ana. ***

wwwwww