Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kunjungan Tahap II PSSI dan FIFA di Proyek Transformasi Keselamatan dan Keamanan Infrastruktur Sepak Bola

Kunjungan Tahap II PSSI dan FIFA di Proyek Transformasi Keselamatan dan Keamanan Infrastruktur Sepak Bola
Kunjungan Tahap Kedua PSSI dan FIFA ke berbagai Stadion di Indonesia. (PSSI)
Kamis, 19 Desember 2024 17:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kunjungan FIFA tahap kedua untuk mendukung transformasi stadion sepak bola di Indonesia resmi selesai pada Minggu, 15 Desember 2024 kemarin. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan standar keamanan dan keselamatan di stadion-stadion di seluruh Indonesia, dalam upaya menjadikan pengalaman menonton sepak bola lebih aman dan nyaman bagi suporter sepakbola tanah air.

Pelajaran dari tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu menjadi landasan kuat bagi upaya ini. Dengan semangat untuk mencegah kejadian serupa, PSSI dan FIFA bekerja sama untuk menciptakan lingkungan sepak bola yang lebih aman, inklusif, dan membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sepak bola sebagai ajang persatuan bangsa.

Tahap pertama studi ini telah dilakukan pada Mei 2024 lalu, mencakup delapan stadion. Kini, tahap kedua memperluas cakupan dengan mengunjungi 21 stadion di 12 provinsi.
Inisiatif ini juga bentuk dukungan atas renovasi stadion yang tengah dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sejalan dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara FIFA dan PSSI yang ditandatangani saat Piala Dunia U-17 FIFA 2023 di Indonesia untuk transformasi keamanan dan keselamatan stadion di Indonesia.

Stadion yang Dikunjungi pada Tahap Kedua:

● Stadion BJ Habibie

● Stadion Gelora Ratu Pamelingan

● Stadion Surajaya

● Stadion Demang Lehman

● Stadion Gelora Bumi Kartini

● Stadion Jatidiri

● Stadion Maguwoharjo

● Stadion Pakansari

● Stadion Gelora Bandung Lautan Api

● Stadion Bumi Sriwijaya

● Stadion Indomilk Arena

● Stadion H. Dimurthala

● Stadion Harapan Bangsa

Tim FIFA yang hadir meliputi pakar keamanan dan keselamatan stadion dari Eropa, yaitu Ben Veenbrink dan Lavin Vignesh (FIFA Lead Regional Office). Mereka didampingi oleh perwakilan dari PSSI yakni Adi Nugroho (Direktur Keamanan dan Keselamatan Infrastruktur) dan Cut Ayu Rahimainita (Hubungan Internasional PSSI - Kantor FIFA Indonesia).

Meningkatkan Standar untuk Masa Depan Sepak Bola yang Lebih Aman.

Studi ini difokuskan pada beberapa langkah utama:

● Memberikan rekomendasi detail untuk meningkatkan keamanan stadion.
● Mengembangkan pedoman keselamatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Indonesia.
● Merancang sistem sertifikasi dan perizinan stadion yang memenuhi standar internasional.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya inisiatif ini, “Kolaborasi ini adalah komitmen nyata kami untuk meningkatkan kualitas dan keamanan stadion sepak bola di seluruh Indonesia. Dengan dukungan dari FIFA, kami ingin memastikan stadion-stadion kita memenuhi standar internasional, sehingga para pemain, ofisial, dan penggemar dapat menikmati sepak bola dengan rasa aman. Ini adalah langkah penting untuk membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik di Indonesia.”

Proyek ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, klub-klub dari Liga 1 dan Liga 2, kontraktor, serta pemerintah daerah. Bersama-sama, mereka berkomitmen untuk mewujudkan stadion yang tidak hanya aman tetapi juga menjadi simbol harapan dan kebangkitan sepak bola Indonesia.

Hasil dari studi ini akan menjadi panduan utama untuk renovasi dan pengembangan stadion di masa depan, memastikan standar keselamatan yang tinggi sekaligus menghormati memori para korban tragedi yang telah terjadi. ***

wwwwww