Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Sudin Sosial Jaksel Jangkau 820 PPKS Sepanjang 2024, Angka Menurun

Sudin Sosial Jaksel Jangkau 820 PPKS Sepanjang 2024, Angka Menurun
Selasa, 14 Januari 2025 09:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Suku Dinas Sosial (Sudin Sosial) Kota Jakarta Selatan menjangkau 820 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan penjangkauan di tahun 2023 yang mencapai 1.255 orang.

Kepala Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, menyampaikan bahwa para PPKS yang terjangkau selanjutnya dibawa ke panti-panti milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk diberikan pembinaan dan pelatihan sesuai klasifikasinya. "Mereka dibawa sesuai dengan klasifikasinya, termasuk ada juga untuk panti khusus anak," ujarnya, Selasa (14/1).

Bernard menjelaskan, PPKS dengan kategori terlantar menjadi yang terbanyak dijangkau sepanjang tahun 2024 dengan jumlah 140 orang, disusul oleh kategori pengamen sebanyak 136 orang. Total penjangkauan pada tahun ini tercatat menurun secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Secara kumulatif, jumlah PPKS yang dijangkau di tahun 2024 menurun dibandingkan tahun 2023, yakni dari 1.255 orang menjadi 820 orang," terangnya.

Pembinaan dan Layanan untuk Kehidupan Mandiri

Selain mendapatkan pelatihan keterampilan di panti, Bernard memastikan para PPKS juga diberikan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Tujuannya adalah agar mereka tidak kembali ke jalan.

"Kami tidak ingin mereka kembali turun ke jalan. Untuk itu, kami juga melakukan pembinaan-pembinaan agar mereka bisa hidup mandiri," tegasnya.

Upaya pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Sudin Sosial Jakarta Selatan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat yang membutuhkan. ***

wwwwww