Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
9 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
22 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
4 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Home  /  Berita  /  Basket

Israel Tarik Pasukan dari Rafah, Awal Gencatan Senjata dengan Hamas

Israel Tarik Pasukan dari Rafah, Awal Gencatan Senjata dengan Hamas
Tank pasukan Israel. (antara/xinhua)
Minggu, 19 Januari 2025 17:50 WIB
MOSKOW – Militer Israel (IDF) mulai menarik pasukan dan peralatan tempurnya dari pusat kota Rafah, Jalur Gaza selatan. Laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa pasukan Israel kini bergerak ke Koridor Philadelphia, perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa negaranya akan mempertahankan kehadiran militernya di koridor strategis tersebut. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Israel kemungkinan akan menarik pasukannya dari wilayah tersebut sebagai bagian dari kesepakatan dengan Hamas.

Israel dan Hamas telah menyetujui gencatan senjata selama 42 hari yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. Perjanjian ini mulai berlaku pada 19 Januari dan bertujuan untuk meredakan konflik yang telah berlangsung selama 15 bulan terakhir.

Dalam kurun waktu tersebut, lebih dari 46.000 warga Palestina dilaporkan tewas, sementara Israel kehilangan sekitar 1.500 warganya. Perang ini juga memicu ketegangan di Lebanon dan Yaman serta konfrontasi rudal antara Israel dan Iran.

Isi Kesepakatan Perdamaian

Tahap pertama kesepakatan melibatkan pembebasan 33 sandera Israel dengan imbalan sekitar 1.000 tahanan Palestina. Selain itu, pasukan Israel diharuskan mundur ke perbatasan Jalur Gaza, meskipun mereka masih akan tetap ditempatkan di sekitar wilayah tersebut.

Sejak hari pertama gencatan senjata, bantuan kemanusiaan akan meningkat hingga 600 truk per hari, termasuk 50 truk berisi bahan bakar. Warga Palestina juga akan menerima 200.000 tenda dan 60.000 rumah mobil untuk membantu mereka yang terdampak akibat perang.

Pada hari ke-16 gencatan senjata, Israel dan Hamas akan memulai diskusi untuk tahap kedua perjanjian, yang berpotensi mencakup pembebasan sandera yang tersisa, gencatan senjata permanen, serta kemungkinan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

Tahap ketiga akan berfokus pada pertukaran jenazah, rekonstruksi Jalur Gaza, serta penghapusan blokade yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat telah mendirikan pusat koordinasi di Kairo untuk memastikan implementasi perjanjian berjalan sesuai rencana.

Kesepakatan ini merupakan perjanjian kedua antara Israel dan Hamas setelah gencatan senjata pada November 2023, yang hanya berlangsung selama enam hari. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Basket
wwwwww