Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Umum

Manimbang Kahariady Dorong Perguruan Tinggi Prioritaskan Pelayanan Prima

Manimbang Kahariady Dorong Perguruan Tinggi Prioritaskan Pelayanan Prima
Direktur Diklat LPMN Jakarta, Manimbang Kahariady. (Ist)
Sabtu, 25 Januari 2025 14:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Direktur Diklat LPMN (Lembaga Pelatihan Manajemen Pemerintahan) Jakarta, Manimbang Kahariady, mengungkapkan pentingnya peningkatan kompetensi untuk mewujudkan pelayanan prima di perguruan tinggi.

Hal ini disampaikannya dalam acara Capacity Building bagi staf dan karyawan STKIP Taman Siswa Bima, Sabtu (25/1/2025) yang juga dihadiri pimpinan STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun sebagai narasumber.

Manimbang yang juga Sekjen HKTI menegaskan bahwa institusi pendidikan tinggi harus bertransformasi menjadi pusat layanan unggul yang berorientasi pada kepuasan mahasiswa dan stakeholder lainnya.

“Pelayanan prima bukan sekadar memberikan apa yang diinginkan pelanggan, tetapi memahami kebutuhan mereka secara mendalam dan menciptakan nilai bersama,” ujar Manimbang, yang juga anggota Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI.

Service Dominant Logic: Paradigma Baru Pelayanan

Dalam pemaparannya, Manimbang memperkenalkan konsep Service Dominant Logic (SDL), sebuah pendekatan yang menggantikan logika dominan barang dengan fokus pada layanan. SDL, yang dikembangkan oleh Steve L. Vargo dan Robert Lusch, menekankan bahwa interaksi layanan adalah inti dari penciptaan nilai.

“Perguruan tinggi harus mengadopsi pendekatan ini, di mana mahasiswa, dosen, dan mitra kerja dianggap sebagai mitra dalam menciptakan nilai. Ini bukan lagi era di mana institusi hanya memberi, tetapi era kolaborasi untuk mencapai kepuasan bersama,” jelasnya.

Manimbang juga memaparkan prinsip SERVICE—Self-esteem, Respect, Empathy, Value, Integrity, Communication, dan Expertise yang menjadi landasan pelayanan prima.

Mantan Sekjen MN KAHMI ini menegaskan bahwa perguruan tinggi yang mampu mengimplementasikan prinsip ini akan meningkatkan reputasi, membangun kepercayaan, dan mempererat hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Pentingnya Kompetensi SDM

Manimbang menyoroti bahwa sumber daya manusia yang kompeten adalah kunci keberhasilan pelayanan prima. Ia mencontohkan perguruan tinggi di luar negeri yang telah melatih staf mereka untuk lebih humanis dan responsif dalam menangani keluhan.

“Institusi pendidikan tinggi di Indonesia perlu bertransformasi dari pendekatan konvensional ke pendekatan modern yang lebih adaptif dan proaktif. Profesionalisme, kompetensi, dan performa harus menjadi prioritas,” jelasnya.

Masa Depan Perguruan Tinggi di Era Globalisasi

Di akhir sesi, Manimbang mengingatkan bahwa pelayanan prima adalah kebutuhan mutlak bagi perguruan tinggi yang ingin bersaing di tingkat global.

“Dengan menerapkan SDL dan meningkatkan kompetensi SDM, perguruan tinggi tidak hanya akan mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan dunia usaha,” pungkasnya.

Acara ini mendapat respons positif dari para peserta yang merasa termotivasi untuk membawa perubahan di institusi mereka. Manimbang Kahariady telah memberikan inspirasi baru bagi perguruan tinggi untuk terus maju melalui pelayanan prima yang unggul. ***

wwwwww