Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kalah Dua Kali, Indra Sjafri Janji Lakukan Perbaikan dan Evaluasi Timnas U 20

Kalah Dua Kali, Indra Sjafri Janji Lakukan Perbaikan dan Evaluasi Timnas U 20
Pelatih Timnas U 20 Indonesia Indra Sjafri. (PSSI)
Selasa, 28 Januari 2025 19:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIDOARJO - Timnas Indonesia U-20 mengalami kekalahan untuk  kedua kalinya saat menghadapi Suriah dengan skor 0-2 pada laga Mandiri U-20 Challenge Series 2025 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur,  Senin (27/1/2025). Sebelumnya. Garuda Muda kalah dari Yordania dengan skor 0-1, Jumat (24/1/2025) lalu.

Pelatih Timnas U 20 Indonesia, Indra Sjafri mengatakan bahwa timnya masih perlu perbaikan dan evaluasi. Hal ini terlihat seusai dua laga melawan Yordania dan Suriah.

"Dua laga melawan Yordania dan Suriah ini sangat bermanfaat bagi Timnas U-20. Semua pemain saya pikir bermain bagus. Tapi ada kekurangan memang secara grup, serta taktikal kami dan dua gol lawan akhirnya terjadi. Nanti hal itu yang akan kami perbaiki," kata Indra Sjafri.

Pada laga ini, Garuda Muda juga memiliki sejumlah peluang, namun gagal berbuah gol. Selain itu, kokohnya pertahanan Suriah juga menjadi pembeda.

"Kami memang tidak punya keinginan bermain tertutup atau bertahan, tapi kami coba bermain lebih ofensif. Saya pikir tadi memang Suriah bermain dengan cepat. Dari bertahan ke menyerang transisinya cepat. Dari menyerang ke bertahan juga cepat," tambahnya.

"Tentu banyak pembelajaran yang kita dapatkan dari pertandingan ini. Dan sekali lagi yang paling pertama kami tahu kualitas apa nanti yang akan kami hadapi di Piala Asia U-20," tukas Indra Sjafri.

Selanjutnya Indonesia akan menghadapi India pada laga terakhir Mandiri Challenge Series 2025 di stadion yang sama, Kamis (30/1/2025).

Setelah itu, Dony Tri Pamungkas dan kawan-kawan bersiap untuk mengikuti Piala Asia U-20 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 12 Februari hingga 1 Maret mendatang.

Indonesia berada di grup C bersama dengan Uzbekistan, Iran, dan Yaman. ***

wwwwww