Rekrutmen Petugas PPSU Jakarta Dibuka Terbuka, Gubernur Pramono Pastikan Tak Ada 'Orang Dalam'
![]() |
| Pasukan oranye atau petugas PPSU sedang membersihan puing dan sampah (foto: antara) |
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa proses rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tahun 2025 dilakukan secara terbuka dan transparan. Hal ini disampaikan guna menepis tudingan adanya praktik ‘orang dalam’ dalam proses seleksi pasukan oranye.
“Jadi alokasi untuk petugas PPSU tetap 1.100 orang. Mohon maaf, belum bisa kami tambah. Sekarang yang mendaftar sudah lebih dari 7.000,” ujar Pramono kepada wartawan saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2025).
Ia memastikan proses seleksi dilakukan di tingkat kelurahan, kemudian diteruskan ke kecamatan dan wali kota, dengan prinsip keterbukaan untuk mencegah praktik titipan.
“Saya sudah minta kepada wali kota, kelurahan, dan kecamatan agar proses seleksi dilakukan secara terbuka. Keputusan akan diambil secara transparan sehingga isu tentang ‘orang dalam’ tidak lagi terjadi,” tegasnya.
Meski jumlah pelamar membludak, Pramono menegaskan pihaknya akan tetap berkomitmen menjalankan rekrutmen secara profesional tanpa intervensi.
“Saya belum menerima laporan finalnya. Tapi setelah semua laporan masuk ke saya, akan saya umumkan dan putuskan secara terbuka,” ujarnya.
Mantan Sekretaris Kabinet ini menekankan bahwa Pemprov DKI ingin memastikan rekrutmen PPSU menjadi cerminan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
PPSU atau yang lebih dikenal sebagai pasukan oranye merupakan garda terdepan dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan pemeliharaan sarana lingkungan di Jakarta. Tingginya minat pelamar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pekerjaan tersebut, sekaligus tantangan untuk menjaga proses seleksi tetap adil dan objektif. ***
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Voli |













