Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
7 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Trent Alexander-Arnold Tinggalkan Liverpool, Akhiri Loyalitas 20 Tahun

Trent Alexander-Arnold Tinggalkan Liverpool, Akhiri Loyalitas 20 Tahun
Bek Liverpool Trent Alexander-Arnold. (antara/afp/paul ellis).
Jum'at, 09 Mei 2025 06:06 WIB

JAKARTA – Trent Alexander-Arnold resmi berpisah dengan Liverpool di akhir musim 2024/2025, menandai akhir perjalanan dua dekade bersama klub yang membesarkannya. Keputusan ini diumumkan tak lama setelah kekalahan Liverpool 1-3 dari Chelsea, dan langsung memicu beragam reaksi dari pendukung The Reds.

Trent yang sudah tampil dalam 352 laga dan menyumbang 92 assist serta 23 gol, disebut memilih hengkang demi tantangan baru dalam kariernya. Meski Liverpool telah menawarkan kontrak baru dengan nilai tertinggi untuk posisi bek, keputusan sang pemain tampaknya sudah bulat.

“Target utama saya adalah Ballon d’Or. Saya ingin menjadi bek sayap pertama yang memenangkannya,” kata Trent dalam wawancara sebelumnya. Ambisi itulah yang diyakini mengarahkannya ke Real Madrid — klub yang dikenal sebagai rumah para peraih Ballon d’Or.

Trent memulai karier di akademi Liverpool sejak usia enam tahun dan menjelma menjadi ikon lokal — seorang Scouser yang bermimpi besar dan mewujudkannya. Ia menjadi pahlawan dalam kemenangan Liga Champions 2019 dan pencetak sejarah dalam dua gelar Premier League.

Namun, keputusannya meninggalkan klub secara gratis membuat sebagian fans merasa dikhianati, terutama mereka yang melihat Trent sebagai penerus Gerrard — kapten sekaligus simbol loyalitas. Legenda Liverpool, Jamie Carragher, bahkan menyebut kepergian Trent sebagai “kecewa tapi bisa dimengerti.”

“Dia ingin sesuatu yang lebih besar. Dan bagi banyak pemain, Real Madrid adalah puncak impian,” ujar Carragher.

Meski perpisahan ini menggores luka di hati para pendukung, kata-kata Jurgen Klopp seolah menjadi penutup yang bijak: “Yang penting bukan bagaimana kamu datang, tapi apa yang orang pikirkan saat kamu pergi.”

Trent mungkin bukan Gerrard. Tapi ia adalah Trent — seorang Scouser yang menulis takdirnya sendiri. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Sepakbola, Basket
wwwwww