Preseden Buruk Mas Pram Pertahankan Asep Kuswanto Sebagai Kadis LH DKI
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Kadis LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto. (Ist) |
Selasa, 27 Mei 2025 08:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
Kinerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto terus menuai sorotan karena dinilai gagal melaksanakan tugasnya. Namun, dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada 7 Mei 2025, Asep tetap dipilih Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Mas Pram) untuk menahkodai Dinas LH.
Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu mengatakan, kegagalan Asep terkait proyek Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan di Jakarta Utara sudah dapat menjadi tolok ukur untuk segera dilakukan evaluasi.
"Proyek yang menelan anggaran hingga Rp 1,28 triliun tersebut tidak bisa segera dioperasionalkan. Kuat dugaan, proyek tersebut menjadi bancakan oknum di jajaran Eksekutif dan Legislatif DKI Jakarta," kata Victor, Senin (26/5).
Victor menjelaskan, ada indikasi upaya kuat dari Dinas LH DKI Jakarta untuk melakukan manuver menutup kegagalan proyek RDF Rorotan. Termasuk, dengan menumpulkan 'pena' para jurnalis.
"Ini sudah sangat kentara dan terang benderang. Untuk itu, Asep sebaiknya dicopot dari jabatannya. Kemudian, Pak Gubernur dan Inspektorat DKI Jakarta dapat melaporkan investigasi secara transparan," tegasnya.
Ia meminta, jika berdasarkan hasil investigasi internal terdapat perbuatan melanggar hukum, termasuk korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) maka sebaiknya Mas Pram sendiri yang melaporkan kepada aparat penegak hukum.
"Mas Pram bisa melapor langsung ke KPK hingga Kejaksaan. Ini penting untuk menjaga marwah roda pemerintahan di Pemprov DKI Jakarta yang good governance and clean government," bebernya.
Menurut Victor, mempertahankan Asep sama saja dengan memperkuat opini berkembang terkait kedekatan khusus Asep dengan politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDIP), khususnya yang berada di Komisi D DPRD DKI Jakarta.
"Saya mendengar kabar, Asep sering memberikan proyek kepada politisi di Kebon Sirih, khususnya dari PDIP. Kalau dengan kegagalan RDF Rorotan Asep masih dipertahankan tentu ini akan menjadi pertanyaan besar bagi kita semua. Apalagi, Mas Pram justru kebagian getahnya dari banyak keberatan warga atas operasional RDF Rorotan," pungkas Victor. ***
| Kategori | : | Voli, DKI Jakarta |













