25 Tahun FAKTA Indonesia Memberikan Kontribusi Nyata
![]() |
| FAKTA Indonesia memperingati HUT ke-25. (Ist) |
Sabtu, 31 Mei 2025 18:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia genap berusia 25 tahun. Kontribusi nyata sudah diberikan, terutama dalam hal memberikan pendampingan dan pemberdayaan, terutama kepada masyarakat marjinal.
Ketua FAKTA Indonesia, Ari Subagyo Wibowo mengatakan, Non Government Organization (NGO) yang dipimpinnya bekerja menampung aspirasi warga untuk bisa disampaikan kepada para pemangku kepentingan.
"FAKTA Indonesia didirikan pada 30 Mei 2000. Kami melihat banyak warga masih sulit menyampaikan aspirasinya kepada para pemangku kepentingan untuk ditindaklanjuti secara proper atau baik," kata Ari, saat acara peringatan HUT ke-25 FAKTA Indonesia, di Stasiun Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (31/05/2025) sore.
Ari menjelaskan, berbagai pendampingan sudah dilakukan, mulai dari kampung kumuh menjadi layak huni dan sehat, kasus pelecehan seksual yang dialami warga, hingga memperjuangkan cukai minuman bermanis dalam kemasan (MBDK).
"Kami juga mengedukasi warga terkait hak azasi manusia dan analisa sosial di basis-basis atau komunitas warga yang dibina," ujarnya.
Menurutnya, FAKTA Indonesia juga berkomitmen memberikan masukan masukan kepada pemerintah dan bersinergi terkait Kawasan Tanpa Rokok, perlunya pengawasan di apartemen agar tidak disalahgunakan, dan lain sebagainya.
"Kami juga mendorong agar aparatur di tingkat kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Saya masih mengingat betul pesan Pak Fauzi Bowo saat menjabat gubernur kepada saya dan kawan-kawan di FAKTA terkait pentingnya pelayanan prima di tingkat kelurahan," bebernya.
Membacakan sambutan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, Matsani menyampaikan apresiasi dengan kiprah FAKTA Indonesia dalam pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu peran serta masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Saya ucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-25 FAKTA Indonesia, semoga bisa terus eksis dan memberikan manfaat," terangnya.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga berharap, FAKTA Indonesia ke depan dapat lebih mengambil peran dalam pembangunan kota.
"FAKTA sebagai bagian dari elemen masyarakat perlu mendorong warga agar lebih aktif lagi dalam berkontribusi membangun perkotaan. Misalnya, bagaimana fasilitas publik yang ada dapat dioptimalkan," ungkapnya.
Sementara itu, Legislator Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi turut mengapresiasi peran FAKTA Indonesia yang telah banyak berkiprah untuk memberikan manfaat nyata kepada warga.
Ia menambahkan, banyak persoalan di tengah-tengah masyarakat yang perlu dilakukan pendampingan agar bisa terselesaikan dengan baik, dan FAKTA Indonesia dapat menjalankan peran itu.
"Usai 25 tahun ini menjadi perjalanan panjang dan bukti komitmen, keseriusan, dan kesungguhan melaksanakan pengabdian dengan tulus dan ikhlas. Selamat ulang tahun saya ucapkan, semoga ke depan FAKTA bisa semakin sukses," pungkas Ghozi.
Untuk diketahui, acara peringatan HUT ke-25 FAKTA Indonesia mengusung tema "Bersama Warga Menuju Perubahan Kota".
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Anang Suryana; Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo; Direktur Utama PT LRT Jakarta, Hendri Saputra; serta warga dari kampung binaan FAKTA Indonesia.
Dalam acara tersebut, FAKTA Indonesia menyerahkan penghargaan untuk kategori RT Terbaik kepada Muhammad Nur Kasim dari Kelurahan Cililitan.
Kemudian, Mak Cuneh dari Kampung Penas 15 sebagai Penggeraknya Senior Terbaik; Ziqra Zenata Rili dari Koja sebagai Remaja Teraktif; dan Siti Mariah dari Kampung Ujung sebagai Relawan Responsif.
Sementara, penghargaan untuk kategori Tokoh Inisiator Pergerakan Warga diberikan kepada Jukimin dari Kemayoran; Penggerak Kampung Terakhir diberikan kepada Rodiah dari Kelurahan Cililitan; dan Dedikasi Pejuang Kesehatan diserahkan kepada almarhumah Sukaesih dari Kampung Koja. ***
| Kategori | : | PON, DKI Jakarta |













